61 Hadis
01
Riyadhus Shalihin # 18/1809
Rib'i bin Hirash (RA)
وعن ربعي بن حراش قال‏:‏ انطلقت مع أبي مسعود الأنصاري إلى حذيفة بن اليمان رضي الله عنهم فقال له أبو مسعود، حدثني ما سمعت من رسول الله صلى الله عليه وسلم ، في الدجال قال‏:‏ ‏
"‏إن الدجال يخرج ، وإن معه ماء وناراً ، فأما الذي يراه الناس ماء فنار تحرق، وأما الذي يراه الناس نارأً، فماء بارد عذب، فمن أدركه منكم، فليقع في الذي يراه ناراً، فإنه ماء عذب طيب‏"‏ فقال أبو مسعود‏:‏ وأنا قد سمعته‏.‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Rabi' bin Harrash, dia berkata: Saya pergi bersama Abu Masoud Al-Ansari ke Hudhayfah bin Al-Yaman radhiyallahu 'anhu, dan Abu Masoud berkata kepadanya, "Ceritakan padaku apa yang kudengar dari Rasulullah, semoga Allah SWT meridhoinya, tentang Antikristus. Dia berkata: "Antikristus akan muncul, dan dia membawa air dan api bersamanya. Adapun apa yang manusia lihat sebagai air, ia akan terbakar, dan apa yang manusia lihat sebagai api, ia adalah air yang dingin dan manis. Siapa di antara kalian yang menangkapnya, biarlah dia terjerumus ke dalam apa yang dilihatnya.” Api, karena ini adalah air yang segar dan baik.” Dia berkata Abu Masoud: Dan aku mendengarnya. ((Setuju)).
02
Riyadhus Shalihin # 18/1811
Anas bin Malik (RA)
-وعن أنس رضي الله عنه قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏ليس من بلد إلى سيطؤه الدجال، إلا مكة والمدينة، وليس نقب من أنقابها إلا عليه الملائكة صافين تحرسهما، فينزل بالسبخة، فترجف المدينة ثلاث رجفات، يخرج الله منها كل كافر ومنافق‏"‏‏.‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Anas radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada negeri yang dapat dikuasai Dajjal, kecuali Mekkah dan Madinah, dan tidak ada satupun wilayah mereka yang akan dibersihkan oleh malaikat yang menjaganya. Kemudian dia turun ke rawa, dan Madinah berguncang tiga kali, dan Tuhan mengusir dari sana setiap orang kafir dan munafik.” ((HR.Muslim)).
03
Riyadhus Shalihin # 18/1812
Anas bin Malik (RA)
وعنه رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏يتبع الدجال من يهود أصبهان سبعون ألفا عليهم الطيالسة‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas otoritasnya, semoga Tuhan meridhoi dia, Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Dakristus akan diikuti oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi di Isfahan yang mengenakan talay” ((HR. Muslim)).
04
Riyadhus Shalihin # 18/1813
Umm Sharik (RA)
وعن أم شريك رضي الله عنها أنها سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول‏:‏ لينفرن الناس من الدجال في الجبال‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas otoritas Ummu Sharik, semoga Tuhan meridhoi dia, bahwa dia mendengar Nabi, semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya, bersabda: “Orang-orang akan lari dari Dajjal di pegunungan” ((HR. Muslim)).
05
Riyadhus Shalihin # 18/1815
Abu Said Al Khudri (RA)
وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ “يخرج الدجال فيتوجه قبله رجل من المؤمنين فيتلقاه المسالح‏:‏ مسالح الدجال، فيقولون له‏:‏ إلى أين تعمد‏؟‏ فيقول‏:‏ أعمد إلى هذا الذي خرج فيقولون له أوَ ما تؤمن بربنا‏؟‏ فيقول‏:‏ ما بربنا خفاء‏!‏ فيقولون‏:‏ اقتلوه، فيقول بعضهم لبعض‏:‏ أليس قد نهاكم ربكم أن تقتلوا أحداً دونه، فينطلقون به إلى الدجال، فإذا رآه المؤمن قال‏:‏ يا أيها الناس إن هذا الدجال الذي ذكر رسول الله صلى الله عليه وسلم ؛ فيأمر الدجال به فيشبّح؛ فيقول‏:‏ خذوه وشجوه، فيوسع ظهره وبطنه ضرباً، فيقول‏:‏ أوَ ما تؤمن بي‏؟‏ فيقول‏:‏ أنت المسيح الكذاب‏!‏ فيؤمر به ، فيؤشر بالمنشار من مفرقه حتى يفرق بين رجليه، ثم يمشي الدجال بين القطعتين ، ثم يقول له‏:‏ قم ، فيستوي قائماً، ثم يقول له‏:‏ أتؤمن بي‏؟‏ فيقول‏:‏ ما ازددت فيك إلا بصيرة، ثم يقول‏:‏ يا أيها الناس إنه لا يفعل بعدي بأحد من الناس، فيأخذه الدجال ليذبحه، فيجعل الله ما بين رقبته إلى ترقوته نحاساً، فلا يستطيع إليه سبيلا، فيأخذ بيديه ورجليه فيقذف به، فيحسب الناس أنما قذفه إلى النار، وإنما ألقي في الجنة‏"‏ فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏"‏هذا أعظم الناس شهادة عند رب العالمين‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏ وروى البخاري بعضه بمعناه “المسالح” ‏:‏هم الخفراء والطلائع‏.‏
Atas wewenang Abu Saeed Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: "Antikristus akan muncul, dan seorang laki-laki beriman akan berjalan di depannya, dan orang-orang bersenjata akan menemuinya: angkatan bersenjata Dajjal, dan mereka akan berkata kepadanya: Ke mana kamu pergi? Maka dia akan berkata: Aku akan pergi kepada orang yang telah keluar ini. Kemudian mereka akan berkata kepadanya: 'Apakah kamu tidak beriman kepada-Nya?' Tuhan kami?’ Dia berkata: ‘Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi pada Tuhan kami!’ Kemudian mereka berkata: ‘Bunuh dia.’ Kemudian mereka berkata satu sama lain: Bukankah Tuhanmu melarang kamu membunuh selain Dia? Maka mereka membawanya ke Dajjal, dan ketika orang beriman melihatnya, dia berkata: Wahai manusia, inilah Dajjal yang disebutkan oleh Rasulullah SAW; Antikristus akan memerintahkannya dan dia akan muncul. Dia berkata: Bawa dia dan tikam dia. Dia memukul punggung dan perutnya sambil berkata: Apakah kamu tidak percaya kepadaku? Dia berkata: Kamu adalah Mesias palsu! Dia disuruh melakukan hal tersebut, dan dia menunjuk dengan gergaji dari sisinya hingga memisahkan kedua kakinya. Kemudian antikristus berjalan di antara kedua potongan itu, lalu berkata kepadanya: Bangunlah. Maka dia berdiri tegak, lalu berkata kepadanya: Percayakah kamu kepadaku? Beliau bersabda: Aku hanya menambah wawasanmu. Kemudian dia berkata: Wahai manusia, dia tidak akan melakukan hal itu kepada orang lain setelah aku. Kemudian Dajjal akan membawanya untuk disembelih, dan Tuhan akan mengubah apa yang ada di antara leher hingga tulang selangkanya menjadi tembaga, dan dia tidak akan dapat menemukan jalan ke sana. Kemudian dia mengambilnya dengan tangan dan kakinya lalu melemparkannya, dan orang-orang mengira dia melemparkannya ke Neraka, padahal dia dimasukkan ke dalam Surga. Demikianlah Rasulullah bersabda. Semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian: “Ini “Manusia yang paling agung adalah yang bersaksi di hadapan Tuhan semesta alam” ((HR Muslim)). Al-Bukhari meriwayatkan sebagiannya dengan arti “orang-orang bersenjata”: mereka adalah penjaga dan garda depan.
06
Riyadhus Shalihin # 18/1816
Mughirah Bin Shu'bah
وعن المغيرة بن شعبة رضي الله عنه قال‏:‏ ما سأل أحد رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الدجال أكثر مما سألته؛ وإنه قال لي‏:‏ ‏"‏مايضرك‏؟‏ ‏"‏قلت‏:‏ إنهم يقولون‏:‏ إن معه جبل خبز ونهر ماء‏!‏ قال‏:‏ ‏"‏هو أهون على الله من ذلك‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Dari hadis Al-Mughirah bin Shu'bah radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Tidak ada seorang pun yang bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tentang Dajjal lebih dari yang saya tanyakan kepadanya. Dan dia berkata kepadaku: “Apa yang merugikanmu?” Aku berkata: Mereka berkata: Dia mempunyai segunung roti dan sungai air! Beliau bersabda: “Bagi Allah itu lebih mudah dari itu” ((Sepakat)).
07
Riyadhus Shalihin # 18/1817
Anas bin Malik (RA)
وعن أنس رضي الله عنه قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏ما من نبي إلا وقد أنذر أمته الأعور الكذاب، ألا إنه أعور، وإن ربكم عز وجل ليس بأعور، مكتوب بين عينيه ك ف ر‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Anas radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada nabi yang akan memperingatkan umatnya tentang pembohong bermata satu. Sesungguhnya dia bermata satu, dan Tuhanmu Yang Maha Kuasa lagi Maha Agung tidak bermata satu. Di antara matanya ada tulisan Kufur (Sepakat).”
08
Riyadhus Shalihin # 18/1818
Abu Hurairah (RA)
وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏ألا أحدثكم حديثاً عن الدجال ما حدث به نبي قومه‏!‏ إنه أعور، وإنه يجيء معه بمثال الجنة والنار، فالتي يقول إنها الجنة هي النار‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Maukah aku ceritakan kepadamu sebuah cerita tentang Dajjal yang diceritakan oleh Nabi kaumnya? Dia bermata satu, dan dia membawa serta contoh surga dan neraka, maka yang dikatakannya surga adalah neraka” ((Setuju)).
09
Riyadhus Shalihin # 18/1820
Abu Hurairah (RA)
وعن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏ لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود، حتى يختبيء اليهودي من وراء الحجر والشجر، فيقول الحجر والشجر‏:‏ يا مسلم هذا يهودي خلفى تعالى فاقتله، إلا الغرقد فإنه من شجر اليهود‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan tiba Hari Kiamat hingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi, hingga kaum Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata: Wahai Muslim, ini adalah seorang Yahudi di belakangku, Yang Maha Kuasa, maka bunuhlah dia, kecuali yang gharqad, karena itu termasuk salah satu pohon kaum Yahudi” ((Sepakat)).
10
Riyadhus Shalihin # 18/1825
Abu Musa Al-Asy'ari (RA)
وعن أبي موسى الأشعري رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏ليأتين على الناس زمان يطوف الرجل فيه بالصدقة من الذهب، فلا يجد أحداً يأخذها منه، ويرى الرجل الواحد يتبعه أربعون امرأة يلذن به من قلة الرجال وكثرة النساء‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Akan tiba suatu masanya di mana seorang laki-laki berkeliling memberikan sedekah emas, namun dia tidak akan menemukan seorang pun yang mengambilnya, dan dia akan melihat seorang laki-laki diikuti oleh empat puluh perempuan, yang akan mendapatkan kesenangan padanya karena kurangnya laki-laki dan banyaknya perempuan.” ((HR.Muslim)).
11
Riyadhus Shalihin # 18/1828
Mirdas al-Aslami (RA)
وعن مرادس الأسلمي رضي الله عنه قال‏:‏ قال للنبي صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏يذهب الصالحون الأول فالأول، وتبقى حثالة كحثالة الشعير أو التمر، لا يباليهم الله باله‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Muradas Al-Aslami radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Dia berkata kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian: “Orang-orang saleh yang pertama pergi, setelah yang pertama, dan sampahnya tetap seperti sampah jelai atau kurma. Tuhan tidak peduli dengan Tuhannya.” ((HR. Al-Bukhari)).
12
Riyadhus Shalihin # 18/1831
Jabir (RA)
وعن جابر رضي الله عنه قال‏:‏ كان جذع يقوم إليه النبي صلى الله عليه وسلم ، يعني في الخطبة‏.‏ فلما وضع المنبر، سمعنا للجذع مثل صوت العشار حتى نزل النبي، صلى الله عليه وسلم ، فوضع يده عليه فسكن‏"‏‏.‏ وفي رواية‏:‏ فلما كان يوم الجمعة قعد النبي، صلى الله عليه وسلم على المنبر، فصاحت النخلة التى كان يخطب عندها حتى كادت أن تنشق‏.‏ وفي رواية ‏:‏ فصاحت صياح الصبي، فنزل النبي صلى الله عليه وسلم ، حتى أخذها فضمها إليه، فجعلت تئن أنين الصبي الذي يسكت حتى استقرت ، قال‏:‏ ‏"‏بكت على ما كانت تسمع من الذكر‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Jabir radhiyallahu 'anhu, beliau bersabda: "Ada sebuah peti tempat Nabi SAW akan berdiri, maksudnya saat khotbah. Ketika beliau mendirikan mimbar, kami mendengar peti itu seperti suara seorang pemungut pajak, hingga Nabi SAW turun dan meletakkan tangannya di atasnya, dan suasana menjadi tenang." Dan dikisahkan: Ketika hari Jum'at, Nabi Muhammad SAW duduk di mimbar, dan pohon palem yang ia dakwah berteriak hingga hampir terbelah. Dan dalam sebuah narasi: Dia berteriak dengan keras Anak laki-laki itu, demikian Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, turun sampai dia membawanya dan memeluknya, dan dia mulai mengerang dengan rintihan anak laki-laki yang diam sampai dia tenang. Dia berkata: “Dia menangis ketika mengingat yang dia dengar” ((HR. Al-Bukhari)).
13
Riyadhus Shalihin # 18/1832
Abu Tha'labah al-Khushani (RA)
وعن أبي ثعلبة الخشني جرثوم بن ناشر رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏إن الله تعالى فرض فرائض فلا تضيعوها، وحد حدوداً فلا تعتدوها، وحرم أشياء فلا تنتهكوها، وسكت عن أشياء رحمة لكم غير نسيان فلا تبحثوا عنها‏"‏‏.‏
حديث حسن. رواه الدارقطني وغيره.
Atas wewenang Abu Tha'labah Al-Khushni Jurthum bin Nashir radhiyallahu 'anhu, atas wewenang Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dia berkata: “Tuhan Yang Maha Esa telah mewajibkan kewajiban, maka janganlah kamu melalaikannya. Dia telah menetapkan batas-batasnya, maka janganlah kamu melanggarnya. Dia telah mengharamkan suatu hal, maka janganlah kamu melanggarnya. Dia diam terhadap suatu hal karena rahmat kepadamu, bukan karena lupa, maka janganlah kamu mencarinya.” Hadits yang bagus. Diriwayatkan oleh Al-Daraqutni dan lain-lain.
14
Riyadhus Shalihin # 18/1834
Abu Hurairah (RA)
وعن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏لا يلدغ المؤمن من جحر مرتين‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Orang beriman tidak akan disengat dari lubang yang sama dua kali.” (Disepakati)
15
Riyadhus Shalihin # 18/1837
Abu Hurairah (RA)
وعنه قال‏:‏ بينما النبي صلى الله عليه وسلم في مجلس يحدث القوم، جاءه أعرابي فقال‏:‏ متى الساعة‏؟‏ فمضى رسول الله صلى الله عليه وسلم ، يحدث، فقال بعض القوم‏:‏ سمع ما قال‏:‏ فكره ما قال، وقال بعضهم‏:‏ بل لم يسمع، حتى إذا قضى حديثه قال‏:‏ ‏"‏أين السائل عن الساعة‏؟‏ ‏"‏قال‏:‏ ها أنا يا رسول الله ‏.‏ قال‏:‏ ‏"‏إذا ضيعت الأمانة ، فانتظر الساعة‏"‏ قال‏:‏ كيف إضاعتها‏؟‏ قالك ‏"‏إذا وسد الأمر إلى غير أهله فانتظر الساعة‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenangnya, beliau bersabda: Ketika Nabi, sallallahu alaihi wa sallam, sedang berada di suatu pertemuan berbicara kepada orang-orang, seorang Badui datang kepadanya dan berkata: Kapan Hari Kiamatnya? Maka Rasulullah SAW terus berbicara, dan beberapa orang berkata: Dia mendengar apa yang dia katakan. Beliau memikirkan apa yang beliau ucapkan, dan sebagian dari mereka berkata: Sebaliknya, beliau tidak mendengarkan, hingga ketika beliau selesai pidatonya, beliau berkata: “Di manakah orang yang bertanya tentang Hari Kiamat?” Dia berkata: Inilah aku, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: “Jika kepercayaanmu hilang, maka tunggulah Hari Kiamat.” Dia berkata: Bagaimana kamu bisa menyia-nyiakannya? Beliau bersabda: “Jika urusan itu dititipkan kepada orang yang tidak berhak, maka tunggulah Hari Kiamatnya” ((HR. Al-Bukhari)).
16
Riyadhus Shalihin # 18/1842
Salman al-Farisi (RA)
وعن سلمان الفارسي رضي الله عنه من قوله قال‏:‏ لا تكونن إن استطعت أول من يدخل السوق، ولا آخر من يخرج منها، فإنها معركة الشيطان، وبها ينصب رايته‏.‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم هكذا‏)‏‏)‏‏.‏ ورواه البرقاني في صحيحه عن سلمان قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏لا تكن أول من يدخل السوق، ولا آخر من يخرج منها، فيها باض الشيطان وفرخ‏"‏‏.‏
Dari Salman Al-Farsi radhiyallahu 'anhu yang bersabda: Jika kamu mampu, janganlah kamu menjadi orang pertama yang memasuki pasar dan jangan menjadi orang terakhir yang meninggalkan pasar, karena itu adalah peperangan setan, dan di dalamnya dia memasang panji-panjinya. ((Diriwayatkan oleh Muslim seperti ini)). Al-Barqani meriwayatkan hal ini dalam Sahihnya dari Salman, yang berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kamu menjadi orang pertama yang memasuki pasar dan jangan menjadi orang terakhir yang meninggalkan pasar, karena di dalamnya terdapat telur-telur setan dan anak-anak ayam.”
17
Riyadhus Shalihin # 18/1844
Abu Mas'ud al-Ansari (RA)
وعن أبي مسعود الأنصاري رضي الله عنه قال‏:‏ قال النبي صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏إن مما أدرك الناس من كلام النبوة الأولى‏:‏ إذا لم تستحي فاصنع ما شئت‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Abu Masoud Al-Ansari radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Nabi Muhammad SAW bersabda: “Salah satu perkataan yang disadari orang dari perkataan nubuatan pertama adalah: Jika kamu tidak malu, lakukanlah sesukamu.” (HR. Al-Bukhari)
18
Riyadhus Shalihin # 18/1845
Ibnu Mas'ud (RA)
وعن ابن مسعود رضي الله عنه قال‏:‏ قال النبي صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏أول ما يقضى بين الناس يوم القيامة في الدماء‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Ibnu Masoud radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Yang pertama-tama diputuskan antara manusia pada hari kiamat adalah pertumpahan darah” (Setuju).
19
Riyadhus Shalihin # 18/1847
Aisyah (RA)
وعنها رضي الله عنها قالت‏:‏ ‏
"‏كان خلق نبي الله صلى الله عليه وسلم القرآن‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم في جملة حديث طويل‏)‏‏)‏‏.‏
Atas otoritasnya, semoga Tuhan meridhoi dia, dia berkata: “Penciptaan Nabi Allah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, adalah Al-Qur'an” ((Diriwayatkan oleh Muslim sebagai bagian dari hadits panjang)).
20
Riyadhus Shalihin # 18/1848
Aisyah (RA)
وعنها قالت ‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏"‏من أحب لقاء الله أحب الله لقاءه، ومن كره لقاء الله كره الله لقاءه‏"‏ فقلت‏:‏ يا رسول الله ، أكراهية الموت‏؟‏ فكلنا نكره الموت‏!‏ قال‏:‏‏"‏ليس كذلك، ولكن المؤمن إذا بشر برحمة الله ورضوانه وجنته أحب لقاء الله ، فأحب الله لقاءه، وإن الكافر إذا بشر بعذاب الله وسخطه، كره لقاء الله وكره الله لقاءه‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenangnya, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa senang bertemu dengan Tuhan, maka Tuhan senang bertemu dengannya, dan siapa yang benci bertemu dengan Tuhan, maka Tuhan benci bertemu dengannya.” Maka aku berkata: Wahai Rasulullah, kebencian terhadap kematian? Kita semua membenci kematian! Beliau bersabda: “Bukan demikian, tetapi jika orang beriman diberi kabar gembira tentang rahmat, kepuasan, dan surga Allah, maka ia senang bertemu dengan Allah, maka Allah senang bertemu dengannya, dan orang kafir senang menerima kabar baik.” Dengan siksaan dan murka Tuhan, dia benci bertemu Tuhan dan membenci Tuhan Bertemu dengannya” ((HR Muslim)).
21
Riyadhus Shalihin # 18/1850
Abbas Bin Abd Al-Muttalib
وعن أبي الفضل العباس بن عبد المطلب رضي الله عنه قال‏:‏ شهدت مع رسول الله صلى الله عليه وسلم يوم حنين فلزمت أنا وأبو سفيان بن الحارث بن عبد المطلب رسول الله صلى الله عليه وسلم فلم نفارقه ورسول الله صلى الله عليه وسلم على بغلة له بيضاء، فلما التقى المسلمون والمشركون ولى المسلمون مدبرين ، فطفق رسول الله صلى الله عليه وسلم ، يركض بغلته قبل الكفار، وأنا آخذ بلجام بغلة رسول الله صلى الله عليه وسلم ،أكفها إرادة أن لا تسرع وأبو سفيان آخذ بركاب رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال‏:‏ رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏"‏أي عباس ناد أصحاب السمرة” قال العباس، وكان رجلاً صيتا فقلت بأعلى صوتي‏:‏ أين أصحاب السمرة، فوالله لكأن عطفتهم حين سمعوا صوتى عطفة البقر على أولادها، فقالوا‏:‏ يا لبيك يا لبيك، فاقتتلوا هم والكفار، والدعوة في الأنصار يقولون‏:‏ يا معشر الأنصار، يا معشر الأنصار، ثم قصرت الدعوة على بني الحارث بن الخزرج، فنظر رسول الله صلى الله عليه وسلم وهو على بغلته كالمتطاول عليها إلى قتالهم فقال‏:‏ ‏"‏هذا حين حمي الوطيس‏"‏ ثم أخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم حصيات، فرمى بهن وجوه الكفار، ثم قال‏:‏ ‏"‏انهزموا ورب محمد‏"‏، فذهبت أنظر فإذا القتال على هيئته فيما أرى، فوالله ما هو إلا أن رماهم بحصياته، فما زلت أرى حدهم كيلاً، وأمرهم مدبراً، ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏«الوطيس» التنور، ومعناه: اشتدت الحرب. وقوله: «حدهم» هو بالحاء المهملة: أي بأسهم.
Atas wewenang Abu al-Fadl al-Abbas bin Abd al-Muttalib radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Aku bersaksi bersama Rasulullah SAW pada hari Hunayn, dan Abu Sufyan bin al-Harits bin Abd al-Muttalib bergabung dengan Rasulullah SAW, dan kami tidak berpisah dengannya selama Rasulullah SAW. Doa Allah dan saw, sedang mengendarai bagal putih miliknya. Ketika kaum Muslimin dan kaum musyrik bertemu, kaum Muslimin berpaling, dan Rasulullah SAW pun berangkat berlari dengan bagalnya di hadapan orang-orang kafir. saya ambil Kendali bagal Rasulullah SAW, menahannya dari keinginan untuk tidak terburu-buru ketika Abu Sufyan sedang menaiki sanggurdi Rasulullah SAW, semoga Allah SWT memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan dia berkata: Rasulullah SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, “Wahai Abbas, panggillah pemilik yang berwarna coklat.” Al-Abbas berkata, dan dia adalah orang yang mempunyai reputasi yang baik, maka aku berkata sekeras-kerasnya: Di manakah pemilik yang berwarna coklat? Demi Allah, seolah-olah kebaikan mereka ketika mendengar suaraku adalah kebaikan sapi terhadap anak-anaknya, maka mereka berkata: Wahai Labayk, ya Labayk, maka mereka berperang dengan orang-orang kafir. Dan seruan kepada kaum Ansar itu berbunyi: Wahai kaum Ansar, hai kaum Ansar. Kemudian seruan tersebut terbatas pada Bani al-Harits ibn al-Khazraj, dan Rasulullah SAW, ketika dia berada di atas bagalnya, melihat pertempuran mereka, bersabda: “Saat itulah pertempuran memanas.” Kemudian Rasulullah SAW, mengambil kerikil dan melemparkannya ke wajah orang-orang kafir, lalu berkata: “Kalahlah, demi Tuhan.” Muhammad,” maka saya pergi untuk melihat dan melihat tampilan pertempuran tersebut Dari apa yang saya lihat, demi Allah, dia hanya melempari mereka dengan kerikilnya, dan saya masih melihat bahwa dia menghukum mereka sebagai ukuran, dan memerintahkan mereka untuk berpaling, ((HR. Muslim)). Dan perkataannya: “Dia mendefinisikannya” adalah dengan huruf H yang diabaikan: yaitu dengan anak panah.
22
Riyadhus Shalihin # 18/1851
Abu Hurairah (RA)
وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏يا أيها الناس إن الله طيب لا يقبل إلا طيباً، وإن الله أمر المؤمنين بما أمر به المرسلين، فقال تعالى‏:‏ ‏{‏يا أيها الرسل كلوا من الطيباب واعلموا صالحاً‏}‏، وقال تعالى‏:‏ ‏{‏يا أيها الذين آمنوا كلوا من طيبات ما رزقناكم‏}‏ ثم ذكر الرجل يطيل السفر أشعث أغبر يمد يديه إلى السماء ‏:‏ يا رب يارب، ومطعمه حرام، ومشربه حرام، وملبسه حرام، وغذي بالحرام فأنى يستجاب لذلك‏!‏‏؟‏‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Dari wewenang Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: "Wahai manusia, Allah itu baik dan hanya menerima apa yang baik, dan Allah memerintahkan orang-orang mukmin sebagaimana Dia memerintahkan para rasul, maka Allah SWT berfirman: {Wahai para utusan, makanlah yang baik-baik dan ketahuilah apa yang baik}, dan Allah SWT berfirman: {Hai orang-orang yang beriman, makanlah yang baik-baik." Kami telah rezeki untukmu.} Kemudian dia menyebutkan seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, acak-acakan dan berdebu, sambil mengulurkan tangannya ke langit “Ya Tuhan, ya Tuhan, ketika makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia diberi makanan haram, lalu bagaimana dia menyikapi hal itu!?” ((HR.Muslim)).
23
Riyadhus Shalihin # 18/1853
Abu Hurairah (RA)
وعنه رضي الله عنه قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏سيحان وجيحان والفرات والنيل كل من أنهار الجنة‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenangnya, semoga Tuhan meridhoi dia, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Sihan, Jihan, Sungai Efrat, dan Sungai Nil semuanya adalah sungai surga” (HR Muslim).
24
Riyadhus Shalihin # 18/1855
Abu Sulaiman Khalid bin al-Walid (RA)
وعن أبي سليمان خالد بن الوليد رضي الله عنه قال‏:‏ “لقد انقطعت في يدي يوم مؤته تسعة أسياف، فما بقي في يدي إلا صفيحة يمانية‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Abu Suleiman Khalid bin Al-Walid radhiyallahu 'anhu, dia berkata: “Sembilan pedang dipotong dari tanganku pada hari kematiannya, dan yang tersisa di tanganku hanyalah piring Yaman” ((HR. Al-Bukhari)).
25
Riyadhus Shalihin # 18/1859
Auf bin Malik (RA)
وعن عوف بن مالك بن الطفيل أن عائشة رضي الله عنها حدثت أن عبد الله بن الزبير رضي الله عنهما قال في بيع أو عطاء أعطته عائشة رضي الله عنها‏:‏ والله لتنتهين عائشة، أو لأحجرن عليها، قالت أهو قال هذا ‏؟‏ قالو‏:‏ نعم، قالت‏:‏ هو لله علي نذر أن لا أكلم ابن الزبير أبدا، فاستشفع بن الزبير إليها حين طالت الهجرة، فقالت‏:‏ لا والله لا أشفع فيه أبداً، ولا أتحنث إلى نذري فلما طال ذلك على ابن الزبير كلم المسور ابن مخرمة، وعبد الرحمن بن الأسود بن عبد يغوث وقال لهما‏:‏ أنشدكما الله لما أدخلتماني على عائشة رضي الله عنها، فإنها لا يحل لها أن تنذر قطيعتى، فأقبل به المسور، وعبد الرحمن حتى استأذنا على عائشة، فقالا‏:‏ السلام عليك ورحمة الله وبركاته، أندخل‏؟‏ قالت عائشة‏:‏ ادخلوا، قالوا‏:‏ كلنا‏؟‏ قالت‏:‏ نعم ادخلوا كلكم، ولا تعلم أن معهما ابن الزبير، فلما دخلوا ، دخل ابن الزبير الحجاب، فاعتنق عائشة رضي الله عنها، وطفق يناشدها ويبكي، وطفق المسور، وعبد الرحمن يناشدانها إلا كلمته وقبلت منه، ويقولان ‏:‏ إن النبي صلى الله عليه وسلم نها عما قد علمت من الهجرة، ولا يحل لمسلم أن يهجر أخاه فوق ثلاث ليال، فلما أكثروا على عائشة من التذكرة والتحريج، طفقت تذكرهما وتبكي ، وتقول‏:‏ إني نذرت والنذر شديد ، فلم يزالا بها حتى كلمت ابن الزبير، وأعتقت في نذرها ذلك أربعين رقبة، وكانت تذكر نذرها بعد ذلك فتبكي حتى تبل دموعها خمارها‏.‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري‏)‏‏)‏‏.‏
Dari Auf bin Malik bin al-Tufayl bahwa Aisha radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Abdullah bin al-Zubair radhiyallahu 'anhu keduanya mengatakan dalam penjualan atau tender bahwa Aisha radhiyallahu 'anhu berkata: Demi Tuhan, kamu akan menghentikan Aisha, atau aku akan mengkarantina dia. Dia berkata, Apakah dia mengatakan ini? Mereka berkata: Ya, dia menjawab: Itu untuk Allah. Saya telah bersumpah untuk tidak pernah berbicara dengan Ibn al-Zubayr, jadi Ibn al-Zubayr meminta perantaraan untuknya ketika migrasi memakan waktu lama, dan dia berkata: Tidak, demi Tuhan, tidak. Aku tidak akan pernah menjadi perantara baginya, dan aku tidak akan bersumpah palsu Sumpahku, dan ketika itu telah diperpanjang untuk Ibnu al-Zubayr, dia berbicara kepada al-Miswar Ibn Makhramah dan Abd al-Rahman ibn al-Aswad ibn Abd Yaghuth dan berkata kepada mereka: Aku bersumpah demi Tuhan ketika kamu membawaku ke Aisha, semoga Tuhan meridhoi dia, karena dia tidak boleh bersumpah untuk pesangon dariku. Maka al-Miswar dan Abd al-Rahman mendekatinya hingga mereka meminta izin untuk datang kepada Aisha dan berkata: Semoga shalawat, rahmat, dan keberkahan Allah tercurah atasmu. Bisakah kita masuk? Aisha berkata: Masuk. Mereka berkata: Kita semua? Dia berkata: Ya Masuklah kalian semua, dan kalian tidak mengetahui bahwa Ibnu al-Zubayr ada bersama mereka. Ketika mereka masuk, Ibnu al-Zubayr masuk dengan cadar dan memeluk Aisha radhiyallahu 'anhu, dan mulai memohon padanya sambil menangis. Al-Maswar dan Abd al-Rahman mulai memohon padanya kecuali dia berbicara dengannya dan dia menerima darinya, dan mereka berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang apa yang dia pelajari tentang hijrah, dan tidak diperbolehkan bagi seorang Muslim untuk meninggalkan saudaranya lebih dari tiga malam. Tiket dan hutannya, aku mulai mengingatnya Dia akan menangis dan berkata: Saya telah bersumpah dan sumpah itu sangat berat. Mereka tidak berhenti sampai dia berbicara dengan Ibn al-Zubayr, dan dia membebaskan empat puluh budak sebagai hasil sumpahnya. Dia akan mengingat sumpahnya setelah itu dan menangis sampai air matanya membasahi kerudungnya. ((HR. Al-Bukhari)).
26
Riyadhus Shalihin # 18/1860
Uqbah bin Amir (RA)
وعن عقبة بن عامر رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم خرج إلى قتلى أحد، فصلى عليهم بعد ثمان سنين كالمودع للأحياء والأموات، ثم طلع إلى المنبر ، فقال‏:‏ إني بين أيديكم فرط وأنا شهيد عليكم، وإن موعدكم الحوض ، وإني لأنظر إليه من مقامي هذا، وإني لست أخشى عليكم أن تشركوا، ولكن أخشى عليكم الدنيا أن تنافسوها‏"‏ قال‏:‏ فكانت آخر نظرة نظرتها إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏.‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏ وفي رواية ‏:‏ ‏"‏ولكني أخشى عليكم الدنيا أن تنافسوا فيها ، وتقتتلوا فتهلكوا كملا هلك من كان قبلكم‏"‏ قال عقبة‏:‏ فكان آخر ما رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم على المنبر‏. وفي رواية قال: «إني فرط لكم وأنا شهيد عليكم وإني والله لأنظر إلى حوضي الآن، وإني أعطيت مفاتيح خزائن الأرض، أو مفاتيح الأرض، وإني والله ما أخاف عليكم أن تشركوا بعدي، ولكن أخاف عليكم أن تنافسوا فيها» . والمراد بالصلاة على قتلى أحد: الدعاء لهم، لا الصلاة المعروفة.‏
Atas wewenang Uqba bin Amer radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah SAW, pergi menemui orang-orang Uhud yang telah meninggal dan mendoakan mereka setelah delapan tahun seperti perpisahan kepada orang-orang yang hidup dan yang mati. Kemudian dia naik ke mimbar dan berkata: Saya ada di tangan Anda dan saya adalah saksi atas Anda, dan pengangkatan Anda adalah Baskom, dan saya melihatnya dari posisi saya ini, dan saya tidak takut Anda akan mengasosiasikan orang lain dengan dunia, tetapi saya khawatir Anda akan bersaing dengan dunia ini. Kepada Rasulullah Semoga doa dan kedamaian Tuhan menyertainya. ((Setuju)). Dan dalam riwayatnya: “Tetapi aku mengkhawatirkan kamu di dunia ini bahwa kamu akan bersaing di dalamnya dan berperang dan binasa sebagaimana orang-orang sebelum kamu binasa.” Uqba berkata: Hal terakhir yang saya lihat dari Rasulullah SAW adalah di mimbar. Dalam sebuah riwayat beliau bersabda: “Aku adalah saksi bagimu dan aku adalah saksi atasmu. Demi Allah, kini aku melihat ke dalam baskomku, dan aku telah diberi kunci-kunci harta bumi, atau kunci-kunci bumi, dan aku Demi Allah, aku tidak takut kamu akan mempersekutukan orang lain dengan orang lain setelah aku, tapi aku takut kamu akan bersaing di dalamnya.” Yang dimaksud dengan mendoakan orang yang sudah meninggal: mendoakannya, bukan doa yang lazim
27
Riyadhus Shalihin # 18/1861
Abu Zaid 'Amr bin Akhtab al-Ansari (RA)
وعن أبي زيد عمرو بن أخطب الأنصاري رضي الله عنه قال‏:‏ صلى بنا رسول الله صلى الله عليه وسلم الفجر، وصعد المنبر، فخطبنا حتى حضرت الظهر، فنزل فصلى، ثم صعد المنبر حتى حضرت العصر، ثم نزل فصلى، ثم صعد المنبر حتى غربت الشمس، فأخبرنا ما كان هو كائن، فأعلمنا أحفظنا‏.‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Dari hadis Abu Zaid Amr bin Akhtab Al-Anshari radhiyallahu 'anhu, beliau bersabda: Rasulullah SAW memimpin salat subuh bersama kami, dan naik mimbar, maka kami berdakwah hingga siang hari, lalu beliau turun dan salat, kemudian naik mimbar hingga salat Ashar, lalu ia turun dan salat, lalu naik mimbar hingga terbenamnya matahari, maka ia memberitahukan kepada kami apa yang akan terjadi, maka beri tahu kami yang terbaik dari kami. ((HR.Muslim)).
28
Riyadhus Shalihin # 18/1863
Umm Sharik (RA)
-وعن أم شريك رضي الله عنها أن رسول الله صلى الله عليه وسلم أمرها بقتل الأوزاغ وقال‏:‏ “كان ينفخ على إبراهيم‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
-Atas otoritas Ummu Sharik radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah, semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya, memerintahkannya untuk membunuh kadal dan berkata: "Dia biasa meniup Abraham" ((Setuju)).
29
Riyadhus Shalihin # 18/1865
Abu Hurairah (RA)
وعن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏ قال رجل لأتصدقن بصدقة، فخرج بصدقته، فوضعها في يد سارق، فأصبحوا يتحدثون‏:‏ تصدق على سارق‏!‏ فقال‏:‏ اللهم لك الحمد لأتصدقن بصدقة، فخرج بصدقته، فوضعها في يد زانية‏؟‏‏!‏ فأصبحوا يتحدثون‏:‏ تصدق على زانية فقال‏:‏ اللهم لك الحمد على زانية، لأتصدقن بصدقة، فخرج بصدقته، فوضعها في يد غني‏,‏ فأصبحوا يتحدثون‏!‏ تصدق الليلة على غني‏,‏ فقال‏:‏ اللهم لك الحمد على سارق ، وعلى زانية، وعلى غني‏!‏ فأتى فقيل له‏:‏ أما صدقتك على سارق، فلعله أن يستعف عن سرقته، وأما الزانية فلعلها تستعف عن زناها، وأما الغني فلعله أن يعتبر، فينفق مما آتاه الله‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري بلفظه، ومسلم بمعناه‏)‏‏)‏‏.‏
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Ada seorang laki-laki berkata: 'Apakah aku harus bersedekah?' Lalu dia keluar dengan sedekahnya dan menaruhnya di tangan seorang pencuri. Mereka mulai berbicara: Bersedekahlah kepada seorang pencuri! Pada seorang pezina, apakah kamu tidak bersedekah? Maka dia keluar dengan sedekahnya dan memasukkannya ke dalam sakuku Tangan orang kaya, jadi mereka mulai berbicara! Malam ini sedekah diberikan kepada orang kaya, lalu dia berkata: Ya Allah, puji bagi-Mu bagi pencuri, bagi pezina, dan bagi orang kaya! Kemudian dia datang dan diberitahu: Adapun sedekahmu kepada seorang pencuri, mungkin dia akan menahan diri dari mencuri, dan mengenai wanita yang berzina, mungkin dia akan menahan diri dari perzinahannya, dan adapun orang kaya, mungkin dia akan mempertimbangkannya dan menafkahkan dari apa yang telah diberikan Allah kepadanya. ((HR. Al-Bukhari dalam rumusannya, dan Muslim dalam maknanya)).
30
Riyadhus Shalihin # 18/1868
Sa'id bin Zaid (RA)
وعن سعيد بن زيد رضي الله عنه قال‏:‏ سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول‏:‏ ‏
"‏الكمأة من المن، وماؤها شفاء للعين‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Saeed bin Zaid radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Truffle adalah salah satu bentuk manna, dan airnya menyembuhkan mata” (Setuju).
01
Riyadhus Shalihin # 18/1819
রিবঈ ইবনে হিরাশ
وعن ابن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر الدجال بين ظهراني الناس فقال‏:‏ ‏
"‏ إن الله ليس بأعور، ألا إن المسيح الدجال أعور العين اليمنى، كأن عينه عنبة طافية‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu kepada mereka berdua, bahwa Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, menyebutkan Dajjal di antara orang-orang dan berkata: “Tuhan tidak bermata satu, tetapi Dajjal buta pada mata kanannya, seolah-olah matanya adalah buah anggur yang mengambang.” (Disepakati).
01
Riyadhus Shalihin # 18/1866
Abu Hurairah (RA)
وعنه قال‏:‏ كنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم في دعوة، فرفع إليه الذراع، وكانت تعجبه، فنهس منها نهسة وقال‏:‏ أنا سيد الناس يوم القيامة، هل تدرون مم ذاك‏؟‏ يجمع الله الأولين والآخرين في صعيد واحد، فيبصرهم الناظر، ويسمعهم الداعي، وتدنوا منهم الشمس، فيبلغ الناس من الغم والكرب ما لا يطيقون ولا يحتملون ، فيقول الناس‏:‏ ألا ترون إلى ما أنتم فيه إلى ما بلغكم، ألا تنظرون من يشفع لكم إلى ربكم‏؟‏ فيقول بعض الناس لبعض‏:‏ أبوكم آدم، ويأتونه فيقولون‏:‏ يا آدم أنت أبو البشر، خلقك الله بيده، ونفخ فيك من روحه، وأمر الملائكة، فسجدوا لك وأسكنك الجنة، ألا تشفع لنا إلى ربك‏؟‏ ألا ترى ما نحن فيه، وما بلغنا‏؟‏ فقال‏:‏ إن ربي غضب غضباً لم يغضب قبله مثله، ولا يغضب بعده مثله، وإنه نهاني عن الشجرة، فعصيت، نفسي نفسي نفسي، اذهبوا إلى غيري، إذهبوا إلى نوح، فيأتون نوحا فيقولون‏:‏ يا نوح ، أنت أول الرسل إلى أهل الأرض، وقد سماك الله عبداً شكوراً، ألا ترى ما نحن فيه، ألا ترى ما بلغنا ألا تشفع لنا إلى ربك‏؟‏ فيقول‏:‏ إن ربي غضب اليوم غضباً لم يغضب قبله مثله، ولن يغضب بعده مثله، وإنه قد كانت لي دعوة دعوت بها على قومي، نفسي نفسي نفسي، اذهبوا إلى غيري، اذهبوا إلى إبراهيم فيأتون إبراهيم فيقولون‏:‏ يا إبراهيم أنت نبي الله وخليله من أهل الأرض اشفع لنا إلى ربك، ألا ترى ما نحن فيه‏؟‏ فيقول لهم‏:‏ إن ربي غضب اليوم غضباً لم يغضب قبله مثله، ولن يغضب بعده مثله، وإني كنت كذبت ثلاث كذبات، نفسي نفسي نفسي، اذهبوا إلى غيري، اذهبوا إلى موسى، فيأتون موسى، فيقولون‏:‏ يا موسى أنت رسول الله فضلك الله برسالاته وبكلامه على الناس، اشفع لنا إلى ربك ألا ترى ما نحن فيه‏؟‏ فيقول‏:‏ إن ربي قد غضب اليوم غضباً لم يغضب قبله مثله، ولن يغضب بعده مثله، وإني قد قتلت نفساً لم أومر بقتلها، نفسي نفسي نفسي، اذهبوا إلى غيري، اذهبوا إلى عيسى، فيأتون عيسى، فيقولون‏:‏ يا عيسى أنت رسول الله وكلمته ألقاها إلى مريم وروح منه ، وكلمت الناس في المهد ‎، اشفع لنا إلى ربك، ألا ترى ما نحن فيه‏؟‏ فيقول عيسى‏:‏ إن ربي غضب اليوم غضباً لم يغضب قبله مثله، ولن يغضب بعده مثله ولم يذكر ذنباً، نفسي نفسي نفسي، اذهبوا إلى غيري، اذهبوا إلى محمد صلى الله عليه وسلم ‏"‏‏.‏ وفي رواية‏:‏ ‏"‏فيأتوني فيقولون‏:‏ يا محمد أنت رسول الله وخاتم الأنبياء، وقد غفر لك ما تقدم من ذنبك وما تأخر، اشفع لنا إلى ربك، ألا ترى ما نحن فيه‏؟‏ فأنطلق، فأتي تحت العرش، فأقع ساجداً لربي، ثم يفتح الله علي من محامده، وحسن الثناء عليه شيئاً لم يفتح على أحد قبلي ثم يقال‏:‏ يا محمد ارفع رأسك، سل تعطه، واشفع تشفع، فأرفع رأسي، فأقول أمتي يارب، أمتي يا رب، فيقال‏:‏ يا محمد أدخل من أمتك من لا حساب عليهم من الباب الأيمن من أبواب الجنة وهم شركاء الناس فيما سوى ذلك من الأبواب‏"‏ ثم قال‏:‏‏"‏ والذي نفسي بيده إن ما بين المصراعين من مصاريع الجنة كما بين مكة وهجر، أو كما بين مكة وبصرى‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenangnya, dia berkata: Kami bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, sedang menelepon, dan dia mengangkat tangannya ke arahnya, dan dia menyukainya, jadi dia tersentak dan berkata: Saya adalah penguasa manusia di hari kiamat. Tahukah kamu siapa itu? Allah kumpulkan yang pertama dan yang terakhir dalam satu tingkat, sehingga pengamat melihatnya, dan pemanggil mendengarnya, dan mereka mendekatkan mereka ke matahari, sehingga manusia menjadi sangat sedih dan sedih sehingga mereka tidak dapat menahannya, sehingga orang-orang berkata: Apakah kamu tidak melihat apa yang terjadi pada mereka? Untuk apa kamu ikut? Pernahkah kamu mendengar, tidakkah kamu mencari seseorang untuk menjadi perantara bagimu di sisi Tuhanmu? Kemudian beberapa orang berkata satu sama lain: Ayahmu adalah Adam, dan mereka mendatanginya dan berkata: Wahai Adam, kamu adalah ayah umat manusia. Allah menciptakan kamu dengan tangan-Nya, lalu meniupkan ke dalam kamu ruh-Nya, dan memerintahkan para malaikat agar mereka sujud kepadamu dan menjadikan kamu tinggal di surga. Maukah kamu memberi syafaat bagi kami di sisi Tuhanmu? Tidakkah kamu melihat keadaan kami saat ini, dan apa yang telah kami capai? Kemudian dia berkata: Sesungguhnya Tuhanku marah dengan kemarahan yang belum pernah Dia marahi sebelumnya, dan Dia tidak marah seperti dia setelahnya, dan Dia melarangku dari pohon itu, maka aku sendiri durhaka. Jiwaku, jiwaku, pergilah kepada orang lain, pergilah kepada Nuh. Mereka mendatangi Nuh dan berkata: Wahai Nuh, engkau adalah rasul pertama bagi penduduk bumi, dan Allah menyebut engkau sebagai hamba yang bersyukur. Apakah kamu tidak melihat kita berada di dalam apa? Apakah kamu tidak melihat apa yang telah kita capai? Maukah kamu memberi syafaat bagi kami di sisi Tuhanmu? Maka dia berkata: Hari ini Tuhanku marah dengan kemarahan yang belum pernah Dia marahi sebelumnya, dan Dia tidak akan pernah marah seperti dia setelahnya, dan aku telah berdoa kepada umatku, diriku sendiri, diriku sendiri, pergilah. Bagi yang lain, pergilah ke Abraham Maka mereka mendatangi Ibrahim dan berkata: Wahai Ibrahim, engkau adalah nabi Allah dan sahabat manusia di bumi, syafaatlah kami di sisi Tuhanmu. Apakah kamu tidak melihat kita berada di dalam apa? Maka dia berkata kepada mereka: Sesungguhnya Tuhanku hari ini murka dengan amarah yang belum pernah Dia murka seperti sebelumnya, dan Dia tidak akan murka seperti Dia setelah Dia. Dan aku berbohong pada tiga hal: diriku sendiri, diriku sendiri, diriku sendiri. Pergi ke orang lain, pergi ke Musa. Maka mereka mendatangi Musa, dan mereka berkata: Wahai Musa, kamu adalah Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkatimu dengan pesan-pesannya. Dan dengan kata-katanya kepada orang-orang, dia menjadi perantara Kami kepada Tuhanmu. Apakah kamu tidak melihat kita berada di dalam apa? Dan Dia berkata: Sesungguhnya Tuhanku hari ini murka dengan amarah yang belum pernah Dia murka seperti sebelumnya, dan Dia tidak akan murka seperti setelah Dia, dan aku telah membunuh jiwa yang tidak diperintahkan kepadaku untuk dibunuh, diriku sendiri, diriku sendiri, diriku sendiri, pergilah kepada orang lain, pergilah kepada Yesus, dan mereka akan datang kepada Yesus, dan mereka akan berkata: Ya Yesus, engkau adalah Utusan Allah, dan firman-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maria, dan ruh dari-Nya, dan engkau berbicara kepada orang-orang dalam buaian. Bersyafaatlah bagi kami dengan Tuhanmu. Apakah kamu tidak melihat kita berada di dalam apa? Kemudian Yesus berkata: Memang benar Tuhanku hari ini marah dengan kemarahan yang belum pernah Dia marahi sebelumnya, dan Dia tidak akan pernah marah seperti Dia setelah Dia tanpa menyebutkan dosa. Jiwaku, jiwaku, jiwaku, pergilah kepada orang lain, pergilah kepada Muhammad, semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya. Dan dalam riwayatnya: "Dan mereka datang kepadaku dan berkata: Wahai Muhammad, engkau adalah Rasulullah dan penutup para Nabi, dan telah diampuni dosa-dosamu yang lalu dan yang akan datang. Bersyafaatlah bagi kami di sisi Tuhanmu. Apakah kamu tidak melihat apa yang ada di dalam kami? Maka aku berangkat dan berada di bawah Arsy, dan aku sujud kepada Tuhanku, lalu Dia membuka Allah adalah salah satu puji-pujian-Nya, dan kebaikan puji-pujian bagi-Nya adalah sesuatu yang belum pernah diungkapkan kepada siapapun sebelum aku. Kemudian dikatakan: Wahai Muhammad, angkatlah kepalamu, mintalah, maka kamu akan diberikan kepadanya, dan syafaatlah, maka kamu akan diberikan syafaat. Maka aku mengangkat kepalaku dan berkata: Bangsaku, ya Tuhan, bangsaku, ya Tuhan. Dikatakan: Wahai Muhammad, hendaklah dari umatmu orang-orang yang tidak ada hisabnya melewati pintu kanan gerbang surga, dan mereka bersekutu dengan orang-orang di pintu yang lain. Kemudian dia berkata: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, jarak antara dua pintu surga sama dengan jarak antara Mekah.” Dan Hijrah, atau antara Mekkah dan Busra” (Setuju).
02
Riyadhus Shalihin # 18/1821
Anas bin Malik (RA)
وعنه رضي الله عنه قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏ والذي نفسي بيده لا تذهب الدنيا حتى يمر الرجل بالقبر، فيتمرغ عليه، ويقول‏:‏ ياليتني مكان صاحب هذا القبر، وليس به الدين، ما به إلا البلاء‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenangnya, semoga Tuhan meridhoi dia, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, dunia ini tidak akan berlalu sampai seseorang melewati kuburan, lalu berguling-guling di atasnya, dan berkata: Seandainya aku berada di tempat pemilik kuburan ini, dan dia tidak beragama, dan tidak ada apa-apa selain musibah di dalamnya” ((Disepakati)).
03
Riyadhus Shalihin # 18/1822
al-Rabi (RA)
وعنه رضي الله عنه قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏"‏ لا تقوم الساعة حتى يحسر الفرات عن جبل من ذهب يقتتل عليه، فيقتل من كل مائة تسعة وتسعون، فيقول كل رجل منه‏:‏ لعلي أن أكون أنا أنجو‏"‏‏.‏ وفي رواية‏:‏ ‏"‏يوشك أن يحسر الفرات عن كنز من ذهب، فمن حضره فلا يأخذ منه شيئاً‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenangnya, semoga Tuhan meridhoinya, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Hari kiamat tidak akan tiba sampai sungai Efrat kehilangan segunung emas dan memperebutkannya, dan dari setiap seratus sembilan puluh sembilan orang terbunuh, dan setiap orang di dalamnya berkata: Mungkin aku akan diselamatkan.” Dan dalam riwayatnya: “Sungai Eufrat akan kehilangan harta berupa emas, maka barangsiapa yang mengunjunginya, jangan mengambil sedikit pun darinya.” ((Setuju)).
04
Riyadhus Shalihin # 18/1823
Ummu Shareek Radiyallahu Anha (RA)
وعنه قال‏:‏ سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول‏:‏ ‏
"‏يتركون المدينة على خير ما كانت، لا يغشاها إلا العوافي -يريد‏:‏ عوافي السباع والطير، وآخر من يحشر راعيان من مزينة يريدان المدينة ينعقان بغنمهما فيجدانها وحوشاً، حتى إذا بلغا ثنية الوداع خراً على وجوههما‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenangnya, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Mereka meninggalkan kota dalam keadaan baik-baik saja, dan hanya kaum Awafi yang menyerbunya – maksudnya: kaum Awafi binatang buas dan burung, dan yang terakhir dikumpulkan adalah dua orang penggembala dari Muzainah yang pergi ke Madinah, berkokok pada domba-dombanya dan menemukan mereka sebagai binatang buas, sampai ketika mereka mencapai Thaniyat Al-Wada’, mereka tersungkur” ((Setuju)).
05
Riyadhus Shalihin # 18/1824
Imran bin Huswain (RA)
وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏يكون خليفة ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏ خلفائكم في آخر الزمان يحثو المال ولا يعده‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Abu Saeed Al-Khudri radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Dia akan menjadi khalifah ((Disepakati)). Penerusmu di akhir zaman akan berebut uang dan tidak menghitungnya” ((HR Muslim)).
06
Riyadhus Shalihin # 18/1826
Al-Mughira bin Shuba (RA)
وعن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏ اشترى رجل من رجل عقاراً، فوجد الذي اشترى العقار في عقاره جرة فيها ذهب، فقال له الذي اشترى العقار خذ ذهبك‏:‏ إنما اشتريت منك الأرض، ولم أشتر الذهب، وقال الذي له الأرض‏:‏ إنما بعتك الأرض وما فيها، فتحاكما إلى رجل، فقال الذي تحاكما إليه‏:‏ ألكما ولد‏؟‏ قال أحدهما ‏:‏ لي غلام، وقال الآخر‏:‏ لي جارية، قال‏:‏ أنكحا الغلام الجارية وأنفقوا على أنفسهما منه وتصدقا‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Seseorang membeli sebuah properti dari orang lain, dan orang yang membeli properti itu menemukan di dalam propertinya sebuah guci berisi emas di dalamnya, dan orang yang membeli properti itu berkata kepadanya, 'Ambillah emasmu': Aku hanya membeli tanah itu darimu, dan aku tidak membeli emasnya. Dan orang yang memiliki tanah itu berkata: Aku menjual tanah itu kepadamu dan apa yang ada di dalamnya, maka mereka membawa persidangan kepada seorang laki-laki, dan orang yang diadili berkata: Apakah kamu mempunyai anak? Salah satu dari mereka berkata: Saya mempunyai seorang anak laki-laki, dan dia berkata Yang lainnya: Saya mempunyai seorang budak perempuan. Beliau bersabda: Nikahlah anak laki-laki itu dengan seorang budak perempuan, maka mereka akan menafkahkan diri mereka sendiri darinya dan bersedekah. (Disepakati)
07
Riyadhus Shalihin # 18/1827
Anas bin Malik (RA)
وعنه رضي الله عنه أنه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول‏:‏ ‏
"‏كانت امرأتان معهما ابناهما، جاء الذئب فذهب بابن إحداهما، فقالت لصاحبتها‏:‏ إنما ذهب بابنك، وقالت الأخرى إنما ذهب بابنك فتحاكما إلى داود صلى الله عليه وسلم فقضى به للكبرى، فخرجتا على سليمان بن داود، صلى الله عليه وسلم فأخبرتاه، فقال‏:‏ ائتوني بالسكين أشقه بينهما‏.‏ فقالت الصغرى‏:‏ لا تفعل رحمك الله، هو ابنها، فقضى به للصغرى‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Atas kewenangannya, ra dengan dia, dia mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Ada dua wanita bersama anak laki-lakinya. Serigala datang dan mengambil anak laki-laki salah satu dari mereka, dan dia berkata kepada temannya: Dia hanya mengambil anak laki-lakimu. Yang lain berkata: Dia hanya mengambil anakmu. Maka mereka membawanya ke Dawud, semoga doa dan damai Allah besertanya, dan dia memerintah untuk yang tertua. Maka mereka pergi ke Sulaiman bin Dawud, semoga Doa Allah dan saw, dan mereka memberitahunya, dan dia berkata: Bawakan aku pisau untuk memotongnya di antara mereka. Yang lebih muda: Jangan lakukan itu, semoga Tuhan mengasihanimu. Dia adalah putranya, jadi dia memutuskan untuk memilih yang lebih muda.” (Disepakati)
08
Riyadhus Shalihin # 18/1829
Abdullah bin Umar (RA)
وعن رفاعة بن رافع الزرقي رضي الله عنه قال‏:‏ جاء جبريل إلى النبي صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏"‏إذا أنزل الله تعالى بقوم عذاباً‏‏.‏ وعن رفاعة بن رافع الزُّرَقِيِّ - رضي الله عنه - قال: جاء جبريل إلى النبيّ - صلى الله عليه وسلم - قال: مَا تَعُدُّونَ أهْلَ بَدْرٍ فِيكُمْ؟ قال: «مِنْ أفْضَلِ المُسْلِمِينَ» أوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا. قال: وَكَذلِكَ مَنْ شَهِدَ بَدْرًا مِنَ المَلائِكَةِ.
(‏رواه البخاري)
Dari Rifa'ah bin Rafi' al-Zarqi radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Jibril mendatangi Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya: "Ketika Tuhan Yang Maha Kuasa menurunkan siksa atas suatu kaum." Dari Rifa'ah bin Rafi' al-Zarqi radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW, dan berkata: Apa pendapatmu tentang orang Badar di antara kamu? Dia berkata: “Salah satu umat Islam yang terbaik” atau kata serupa. Beliau bersabda: “Demikian pula barang siapa yang menjadi saksi.” Bulan purnama para bidadari. (HR. Al-Bukhari)
09
Riyadhus Shalihin # 18/1830
Abu Hurairah (RA)
وعن ابن عمر رضي الله عنهما قال : قال رسولُ اللهِ : « إذَا أنْزَلَ اللهُ تَعَالَى بِقَومٍ عَذَاباً ، أصَابَ العَذَابُ مَنْ كَانَ فِيهِمْ ، ثُمَّ بُعِثُوا عَلَى أَعْمَالِهِمْ » . متفق عليه .
Dari Ibnu Omar radhiyallahu 'anhu, beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: "Apabila Allah SWT menurunkan azab kepada suatu kaum, maka azab itu akan menimpa siapa pun di antara mereka, kemudian mereka akan dibangkitkan untuk mengerjakan amalnya." Sepakat.
10
Riyadhus Shalihin # 18/1833
al-Rabi (RA)
وعن عبد الله بن أبي أوفى رضي الله عنهما قال‏:‏ غزونا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم سبع غزوات نأكل الجراد، وفي رواية‏:‏ نأكل معه الجراد‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Dari Abdullah bin Abi Awfa radhiyallahu 'anhu keduanya, dia berkata: Kami berperang tujuh kali dengan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, makan belalang, dan dalam narasi: Kami makan belalang bersamanya” ((Setuju)).
11
Riyadhus Shalihin # 18/1835
Abu Musa Ashari
وعنه قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ، ‏:‏ ‏
"‏ثلاثة لا يكلمهم الله يوم القيامة ولا ينظر إليهم ولا يزكيهم ولهم عذاب أليم‏:‏ رجل على فضل ماء بالفلاة يمنعه من ابن السبيل، ورجل بايع رجلاً، سلعة، بعد العصر، فحلف بالله لأخذها بكذا وكذا، فصدقه وهو على غير ذلك، ورجل بايع إماماً لا يبايعه إلا لدنيا، فإن أعطاه منها وفى ، وإن لم يعطه منها لم يف‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Dari hadis tersebut beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga orang yang Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat, Dia tidak akan melihat mereka, dan tidak akan mensucikan mereka, dan mereka akan mendapat siksa yang pedih: Orang yang berhutang air berlebih di padang pasir yang menghalanginya dalam perjalanan, Orang yang berjanji setia kepada seseorang, suatu barang, setelah shalat Ashar, dan dia bersumpah demi Allah untuk mengambilnya. ini dan itu, namun dia beriman kepadanya padahal sebaliknya, dan orang yang berikrar setia kepada seorang imam yang hanya berikrar setia kepadanya.” Sebab di dunia ini, jika dia memberinya sebagian, maka dia akan memenuhinya, dan jika dia tidak memberinya sebagian, maka dia tidak akan memenuhinya.” ((Setuju)).
12
Riyadhus Shalihin # 18/1836
Abu Hurairah (RA)
وعنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏"‏ بين النفختين أربعون‏"‏ قالوا‏:‏ يا أبا هريرة أربعون يوماً‏؟‏ قال‏:‏ أبيت، قالوا‏:‏ أربعون سنة‏؟‏ قال‏:‏ أبيت، قالوا‏:‏ أربعون شهراً‏؟‏ قال‏:‏ أبيت‏"‏ ويبلى كل شئ من الإنسان إلا عجب ذنبه، فيه يركب الخلق، ثم ينزل الله من السماء ماء، فينبتون كما ينبت البقل‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Dan atas wewenangnya, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dia berkata: “Empat puluh di antara dua ledakan.” Mereka berkata: Wahai Abu Hurairah, empat puluh hari? Dia berkata: Saya tidak melakukannya. Mereka berkata: Empat puluh tahun? Dia berkata: Saya tidak melakukannya. Mereka berkata: Empat puluh bulan? Dia berkata: Saya tidak melakukannya. Dan seluruh tubuh manusia akan binasa kecuali ujung ekornya. Di dalamnya Dia mengendarai ciptaan. Kemudian Allah menurunkan air dari langit. Dan mereka akan tumbuh seiring pertumbuhan tanaman.” (Disepakati)
13
Riyadhus Shalihin # 18/1838
Mirdas Aslami
وعنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏يصلون لكم، فإن أصابوا فلكم، وإن أخطؤوا فلكم وعليهم‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه البخاري‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenangnya, Rasulullah SAW bersabda: “Mereka mendoakanmu, dan jika mereka benar, maka itu untukmu, dan jika mereka salah, maka itu untukmu dan menentang mereka.” ((HR. Al-Bukhari)).
14
Riyadhus Shalihin # 18/1839
Rifaah bin Rafi' al-Zuraqi (RA)
وعنه رضي الله عنه ‏:‏ ‏{‏كنتم خير أمة أخرجت للناس‏}‏ قال‏:‏ خير الناس للناس يأتون بهم في السلاسل في أعناقهم حتى يدخلوا في الإسلام‏.‏
أخرجه: البخاري.
Dan atas wewenangnya, semoga Tuhan meridhoi dia: {Kamu adalah bangsa terbaik yang dibangkitkan untuk umat manusia} Dia bersabda: Orang-orang terbaik bagi manusia digiring dengan rantai di lehernya sampai mereka masuk Islam. Disutradarai oleh: Al-Bukhari.
15
Riyadhus Shalihin # 18/1840
Abdullah bin Umar (RA)
وعنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏عجب الله عز وجل من قوم يدخلون الجنة في السلاسل‏"‏ ‏(‏‏(‏رواهما البخاري‏)‏‏)‏‏.‏ معناه: يؤسرون ويقيدون ثم يسلمون فيدخلون الجنة.
Atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dia berkata: “Tuhan Yang Maha Kuasa takjub terhadap suatu kaum yang masuk surga dengan dirantai” ((HR. Al-Bukhari)). Artinya: Mereka ditangkap dan dirantai, lalu diserahkan dan masuk surga.
16
Riyadhus Shalihin # 18/1841
Jaber (RA)
وعنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال‏:‏ ‏
"‏أحب البلاد إلى الله مساجدها ، وأبغض البلاد إلى الله أسواقها‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dia berkata: “Negara yang paling dicintai Allah adalah masjidnya, dan negara yang paling dibenci Allah adalah pasarnya.” (HR.Muslim)
17
Riyadhus Shalihin # 18/1843
Abdullah ibn Abi Awfa (RA)
وعن عاصم الأحول عن عبد الله بن سرجس رضي الله عنه قال‏:‏ قلت لرسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ يا رسول الله غفر الله لك، قال‏:‏ ‏
"‏ولك‏"‏ قال عاصم‏:‏ فقلت له‏:‏ استغفر لك رضي الله عنه صلى الله عليه وسلم ‏؟‏ قال‏:‏ نعم ولك، ثم تلا هذه الآية‏:‏ ‏{‏واستغفر لذنبك، وللمؤمنين والمؤمنات‏}‏ ‏(‏‏(‏محمد‏:‏19‏)‏‏)‏‏.‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas wewenang Asim Al-Ahwal, atas wewenang Abdullah bin Sarjis radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Aku berkata kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian: Wahai Rasulullah, semoga Tuhan mengampunimu. Dia berkata: “Dan untukmu.” Asim berkata: Maka aku berkata kepadanya: Aku mohon ampun untukmu, semoga Tuhan meridhoi dia, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dia berkata: Ya, dan untukmu. Kemudian dia membacakan ayat ini: {Dan mohon ampun atas dosamu, dan bagi laki-laki yang beriman dan perempuan yang beriman} ((Muhammad: 19)). ((HR.Muslim)..
18
Riyadhus Shalihin # 18/1846
al-Rabi (RA)
وعن عائشة رضي الله عنها قالت‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏:‏ ‏
"‏خلقت الملائكة من نور، وخلق الجان من مارج من نار، وخلق آدم مما وصف لكم‏"‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏
Atas otoritas Aisha, semoga Tuhan meridhoinya, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bersabda: “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari apa yang tampak dari api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan kepadamu” ((HR Muslim)).
19
Riyadhus Shalihin # 18/1849
al-Rabi (RA)
وعن أم المؤمنين صفية بن حيي رضي الله عنها قالت‏:‏ كان النبي صلى الله عليه وسلم معتكفاً، فأتيته أزوره ليلاً، فحدثته ثم قمت لأنقلب، فقام معي ليقلبني، فمر رجلان من الأنصار رضي الله عنهما ، فلما رأيا النبي صلى الله عليه وسلم أسرعا، فقال صلى الله عليه وسلم ‏:‏ على رسلكما إنها صفية بنت حيي فقالا‏:‏ سبحان الله يا رسول الله‏!‏ ‏:‏‏"‏إن الشيطان يجري من ابن آدم مجرى الدم، وإني خشيت أن يقذف في قلوبكما شراً أو قال‏:‏ شيئاً” ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Dari hadis Bunda Orang Beriman, Safiyya bin Huyay radhiyallahu 'anhu, beliau bersabda: Nabi Muhammad SAW sedang dalam kesendirian, maka aku datang menjenguknya pada malam hari, lalu aku berbicara dengannya, lalu aku bangun untuk berbalik, dan dia berdiri bersamaku untuk membalikkanku. Dua orang laki-laki dari kaum Ansar radhiyallahu 'anhu lewat, dan ketika mereka melihat Nabi Muhammad SAW, mereka bergegas, dan beliau SAW berkata: Kepada para utusanmu. Dia adalah Safiyya binti Huyy, dan mereka berkata: Maha Suci Allah, ya Rasulullah. Tuhan!: “Setan mengalir dari seorang anak laki-laki Adam adalah aliran darah, dan aku takut dia akan melemparkan kejahatan ke dalam hatimu atau mengatakan sesuatu” ((Setuju)).