Jami at-Tirmidzi — Hadis #26219
Hadis #26219
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَتَوَضَّأُ لِكُلِّ صَلاَةٍ فَلَمَّا كَانَ عَامُ الْفَتْحِ صَلَّى الصَّلَوَاتِ كُلَّهَا بِوُضُوءٍ وَاحِدٍ وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ . فَقَالَ عُمَرُ إِنَّكَ فَعَلْتَ شَيْئًا لَمْ تَكُنْ فَعَلْتَهُ . قَالَ " عَمْدًا فَعَلْتُهُ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَرَوَى هَذَا الْحَدِيثَ عَلِيُّ بْنُ قَادِمٍ عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَزَادَ فِيهِ " تَوَضَّأَ مَرَّةً مَرَّةً " . قَالَ وَرَوَى سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ هَذَا الْحَدِيثَ أَيْضًا عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَتَوَضَّأُ لِكُلِّ صَلاَةٍ . وَرَوَاهُ وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ . قَالَ وَرَوَاهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ وَغَيْرُهُ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مُرْسَلاً وَهَذَا أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ وَكِيعٍ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ أَنَّهُ يُصَلِّي الصَّلَوَاتِ بِوُضُوءٍ وَاحِدٍ مَا لَمْ يُحْدِثْ وَكَانَ بَعْضُهُمْ يَتَوَضَّأُ لِكُلِّ صَلاَةٍ اسْتِحْبَابًا وَإِرَادَةَ الْفَضْلِ . وَيُرْوَى عَنِ الإِفْرِيقِيِّ عَنْ أَبِي غُطَيْفٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " مَنْ تَوَضَّأَ عَلَى طُهْرٍ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِهِ عَشْرَ حَسَنَاتٍ " . وَهَذَا إِسْنَادٌ ضَعِيفٌ . وَفِي الْبَابِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم صَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ بِوُضُوءٍ وَاحِدٍ .
Muhammad bin Bashar menceritakan kepada kami, Abd al-Rahman bin Mahdi menceritakan kepada kami, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Alqamah bin Marthad, atas wewenang Sulaiman bin Buraidah, atas wewenang bapaknya, beliau bersabda, Rasulullah SAW, biasa berwudhu pada setiap shalat, maka ketika tahun penaklukan tiba, beliau menunaikan seluruh shalat dengan satu kali wudhu dan mengusapnya. Tentang rahasianya. Omar berkata, “Kamu melakukan sesuatu yang belum kamu lakukan.” Dia berkata, “Kamu melakukannya dengan sengaja.” Abu Issa berkata, “Ini adalah hadis yang bagus.” Sahih. Hadits ini diriwayatkan oleh Ali bin Qadim dari Sufyan Al-Thawri, dan beliau menambahkan di dalamnya: “Dia berwudhu sekali, sekali.” Dia berkata, dan Sufyan meriwayatkan Al-Thawri Hadits ini juga diriwayatkan dari Muharib bin Dathar, atas riwayat Sulaiman bin Buraidah, bahwa Rasulullah SAW biasa berwudhu pada setiap shalat. Dan dia menceritakannya. Waki`, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Muharib bin Dathar, atas wewenang Sulaiman bin Buraydah, atas wewenang ayahnya. Dia berkata: Diriwayatkan oleh Abd al-Rahman bin Mahdi Dan yang lain-lain, atas wewenang Sufyan, atas wewenang Muharib bin Dathar, atas wewenang Sulaiman bin Buraidah, atas wewenang Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, sebagai mursal, dan ini lebih shahih dari hadis Waki'. Hal ini yang harus dilakukan oleh orang-orang yang berilmu, yaitu ada yang menunaikan shalat dengan satu kali wudhu, kecuali jika hal itu terjadi, dan sebagian dari mereka biasa berwudhu pada setiap shalat. Keinginan dan keinginan akan kebajikan. Diriwayatkan dari Imam Al-Ifriqi, dari Abu Ghaytif, dari Ibnu Umar, dari Rasulullah SAW, yang bersabda: “Barangsiapa berwudhu dalam keadaan suci, maka Allah mencatat sepuluh amal kebaikan baginya.” Ini adalah rantai penularan yang lemah. Dalam bab tentang wewenang Jabir bin Abdullah bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian Beliau, saw, melaksanakan salat zuhur dan zuhur dengan satu kali wudhu.
Diriwayatkan oleh
Sulaiman bin Buraidah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 1/61
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 1: Bersuci