Jami at-Tirmidzi — Hadis #26535
Hadis #26535
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ ابْنِ سِيرِينَ، عَنْ صَفِيَّةَ ابْنَةِ الْحَارِثِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ الْحَائِضِ إِلاَّ بِخِمَارٍ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو . وَقَوْلُهُ " الْحَائِضُ " . يَعْنِي الْمَرْأَةَ الْبَالِغَ يَعْنِي إِذَا حَاضَتْ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ عَائِشَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ . وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ أَنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا أَدْرَكَتْ فَصَلَّتْ وَشَيْءٌ مِنْ شَعْرِهَا مَكْشُوفٌ لاَ تَجُوزُ صَلاَتُهَا . وَهُوَ قَوْلُ الشَّافِعِيِّ قَالَ لاَ تَجُوزُ صَلاَةُ الْمَرْأَةِ وَشَيْءٌ مِنْ جَسَدِهَا مَكْشُوفٌ . قَالَ الشَّافِعِيُّ وَقَدْ قِيلَ إِنْ كَانَ ظَهْرُ قَدَمَيْهَا مَكْشُوفًا فَصَلاَتُهَا جَائِزَةٌ .
Hanad meriwayatkan kepada kami, Qubaisa meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Hammad bin Salamah, atas wewenang Qatada, atas wewenang Ibnu Sirin, atas wewenang Safiyya binti al-Harits, atas wewenang Aisyah, Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Tidak diterima doa wanita yang sedang haid kecuali dengan berjilbab.” Katanya, dan dalam bab tentang kekuasaan Abdullah bin Amr. Dan pepatahnya “wanita yang sedang haid” artinya wanita dewasa, artinya jika dia sedang haid. Abu Issa mengatakan hadits Aisyah adalah hadits hasan. Yang diterapkan menurut para ulama adalah jika seorang wanita telah mencapai usia dewasa dan shalatnya sebagian rambutnya terbuka, maka shalatnya tidak diperbolehkan. Inilah yang dikatakan Al-Syafi’i: Tidak diperbolehkan bagi seorang wanita untuk shalat dengan tidak menutupi seluruh bagian tubuhnya. Al-Syafi’i berkata: Dikatakan bahwa jika bagian belakang kakinya terbuka, maka shalatnya mendapat pahala.
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/377
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat