Jami at-Tirmidzi — Hadis #26536
Hadis #26536
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ عِسْلِ بْنِ سُفْيَانَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ السَّدْلِ فِي الصَّلاَةِ . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ لاَ نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ مَرْفُوعًا إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ عِسْلِ بْنِ سُفْيَانَ . وَقَدِ اخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي السَّدْلِ فِي الصَّلاَةِ فَكَرِهَ بَعْضُهُمُ السَّدْلَ فِي الصَّلاَةِ وَقَالُوا هَكَذَا تَصْنَعُ الْيَهُودُ . وَقَالَ بَعْضُهُمْ إِنَّمَا كُرِهَ السَّدْلُ فِي الصَّلاَةِ إِذَا لَمْ يَكُنْ عَلَيْهِ إِلاَّ ثَوْبٌ وَاحِدٌ فَأَمَّا إِذَا سَدَلَ عَلَى الْقَمِيصِ فَلاَ بَأْسَ . وَهُوَ قَوْلُ أَحْمَدَ وَكَرِهَ ابْنُ الْمُبَارَكِ السَّدْلَ فِي الصَّلاَةِ .
Hanad meriwayatkan kepada kami, Qubaisa meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Hammad bin Salamah, atas wewenang Asal bin Sufyan, atas wewenang Ata bin Abi Rabah, atas wewenang Abu Hurairah, beliau bersabda Rasulullah SAW melarang merendahkan diri saat shalat. Katanya, dan pada bab tentang kekuasaan Abu Juhayfah. Abu Issa berkata hadits Abu Hurairah: Tidak. Kita mengetahuinya dari hadits Ata’ dari Abu Hurairah, kecuali hadits Asal bin Sufyan. Para ahli berbeda pendapat dalam hal menurunkan rukuk saat shalat. Sebagian dari mereka tidak menyukai berbaring saat salat, dan mereka berkata, “Inilah yang dilakukan orang Yahudi.” Dan sebagian dari mereka berkata, “Tidak disukai berbaring ketika shalat jika tidak Seharusnya ia hanya mengenakan satu pakaian saja, tetapi jika ia menyampirkannya di atas kemeja, maka tidak masalah. Ini adalah perkataan Ahmad, dan Ibnu Al-Mubarak tidak suka menggantungkannya saat shalat. .
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/378
Tingkat
Hasan
Kategori
Bab 2: Shalat