Jami at-Tirmidzi — Hadis #26849
Hadis #26849
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ أَبِي ثَوْرٍ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ إِنِّي رَأَيْتُ الْهِلاَلَ . قَالَ " أَتَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ أَتَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ " . قَالَ نَعَمْ . قَالَ " يَا بِلاَلُ أَذِّنْ فِي النَّاسِ أَنْ يَصُومُوا غَدًا " .
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْجُعْفِيُّ، عَنْ زَائِدَةَ، عَنْ سِمَاكٍ، نَحْوَهُ بِهَذَا الإِسْنَادِ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ ابْنِ عَبَّاسٍ فِيهِ اخْتِلاَفٌ . وَرَوَى سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ، وَغَيْرُهُ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مُرْسَلاً وَأَكْثَرُ أَصْحَابِ سِمَاكٍ رَوَوْا عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مُرْسَلاً . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا الْحَدِيثِ عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ قَالُوا تُقْبَلُ شَهَادَةُ رَجُلٍ وَاحِدٍ فِي الصِّيَامِ . وَبِهِ يَقُولُ ابْنُ الْمُبَارَكِ وَالشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَأَهْلُ الْكُوفَةِ . قَالَ إِسْحَاقُ لاَ يُصَامُ إِلاَّ بِشَهَادَةِ رَجُلَيْنِ . وَلَمْ يَخْتَلِفْ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي الإِفْطَارِ أَنَّهُ لاَ يُقْبَلُ فِيهِ إِلاَّ شَهَادَةُ رَجُلَيْنِ .
Muhammad ibn Ismail meriwayatkan kepada kami, Muhammad ibn al-Sabbah meriwayatkan kepada kami, Al-Walid ibn Abi Thawr meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Simak, atas wewenang Ikrimah, atas wewenang Ibnu Abbas, Dia berkata: Seorang Badui mendatangi Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berkata, “Aku melihat bulan sabit.” Beliau bertanya, “Apakah kamu bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah?” “Muhammad adalah Utusan Allah.” Dia berkata, “Ya.” Beliau bersabda, “Wahai Bilal, izinkanlah manusia untuk berpuasa besok.” Abu Kuraib memberitahu kami, dia memberitahu kami. Hussein Al-Jafi, atas otoritas Zaida, atas otoritas Simak, serupa dengan rangkaian narasi ini. Abu Issa berkata: Hadits Ibnu Abbas mengandung perbedaan. Dia meriwayatkan Sufyan Al-Thawri dan yang lainnya, atas wewenang Simak, atas wewenang Ikrimah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, diutus sebagai seorang utusan. Hadits ini dianut menurut sebagian besar ahli ilmu. Mereka mengatakan bahwa kesaksian satu orang diterima Puasa. Demikianlah apa yang dikatakan oleh Ibnu Al-Mubarak, Al-Syafi’i, Ahmad dan orang-orang Kufah mengenai hal tersebut. Ishaq berkata: Tidak boleh berpuasa kecuali dengan kesaksian dua orang laki-laki. Para ulama tidak berbeda pendapat mengenai berbuka puasa, dengan mengatakan bahwa yang diterima hanyalah kesaksian dua orang laki-laki.
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 8/691
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 8: Puasa