Jami at-Tirmidzi — Hadis #27285
Hadis #27285
حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ عِيسَى، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ أَبِي الْخَيْرِ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم
" إِنَّ أَحَقَّ الشُّرُوطِ أَنْ يُوفَى بِهَا مَا اسْتَحْلَلْتُمْ بِهِ الْفُرُوجَ " . حَدَّثَنَا أَبُو مُوسَى، مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ، نَحْوَهُ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مِنْهُمْ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ قَالَ إِذَا تَزَوَّجَ رَجُلٌ امْرَأَةً وَشَرَطَ لَهَا أَنْ لاَ يُخْرِجَهَا مِنْ مِصْرِهَا فَلَيْسَ لَهُ أَنْ يُخْرِجَهَا . وَهُوَ قَوْلُ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ وَبِهِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَاقُ . وَرُوِيَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَّهُ قَالَ شَرْطُ اللَّهِ قَبْلَ شَرْطِهَا . كَأَنَّهُ رَأَى لِلزَّوْجِ أَنْ يُخْرِجَهَا وَإِنْ كَانَتِ اشْتَرَطَتْ عَلَى زَوْجِهَا أَنْ لاَ يُخْرِجَهَا . وَذَهَبَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِلَى هَذَا وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَبَعْضِ أَهْلِ الْكُوفَةِ .
Yusuf bin Issa menceritakan kepada kami, Waki` menceritakan kepada kami, Abdul Hamid bin Jafar menceritakan kepada kami, atas wewenang Yazid bin Abi Habib, atas wewenang Marthad bin Abdullah. Al-Yazani Abu Al-Khair dari Uqba bin Amir Al-Juhani berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Syarat yang paling layak adalah terpenuhinya. “Anda menjadikannya sah untuk bagian pribadi.” Abu Musa meriwayatkan kepada kami, Muhammad bin Al-Muthanna meriwayatkan kepada kami, Yahya bin Saeed meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abd al-Hamid bin Jaafar, Serupa dengan ini. Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang hasan dan shahih. Hal ini dilakukan menurut sebagian orang yang berilmu di kalangan sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Diantaranya adalah Umar bin Khattab yang berkata: Jika seorang laki-laki mengawini seorang wanita dan menetapkan bahwa dia tidak akan mengusirnya dari Mesir, maka dia tidak berhak mengusirnya. Demikian pendapat sebagian orang yang berilmu, demikian pula pendapat Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq. Diriwayatkan dari riwayat Ali bin Abi Thalib bahwa beliau mengatakan syarat Allah Dia kabulkan Kondisinya. Seolah-olah dia memutuskan agar suaminya mengusirnya, padahal dia telah menetapkan bahwa suaminya tidak boleh mengusirnya. Sebagian dari mereka yang berilmu sepakat dengan hal ini, dan itu adalah pendapat Sufyan Al-Thawri dan sebagian orang Kufah.
Diriwayatkan oleh
Uqbah Bin Amir Al-Juhani
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 11/1127
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 11: Pernikahan