Jami at-Tirmidzi — Hadis #29130
Hadis #29130
حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ أَبُو عَاصِمٍ النَّبِيلُ، عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ أَسْلَمَ أَبِي عِمْرَانَ التُّجِيبِيِّ، قَالَ كُنَّا بِمَدِينَةِ الرُّومِ فَأَخْرَجُوا إِلَيْنَا صَفًّا عَظِيمًا مِنَ الرُّومِ فَخَرَجَ إِلَيْهِمْ مِنَ الْمُسْلِمِينَ مِثْلُهُمْ أَوْ أَكْثَرُ وَعَلَى أَهْلِ مِصْرَ عُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ وَعَلَى الْجَمَاعَةِ فَضَالَةُ بْنُ عُبَيْدٍ فَحَمَلَ رَجُلٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ عَلَى صَفِّ الرُّومِ حَتَّى دَخَلَ فِيهِمْ فَصَاحَ النَّاسُ وَقَالُوا سُبْحَانَ اللَّهِ يُلْقِي بِيَدَيْهِ إِلَى التَّهْلُكَةِ فَقَامَ أَبُو أَيُّوبَ الأَنْصَارِيُّ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّكُمْ تَتَأَوَّلُونَ هَذِهِ الآيَةَ هَذَا التَّأْوِيلَ وَإِنَّمَا نَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ فِينَا مَعْشَرَ الأَنْصَارِ لَمَّا أَعَزَّ اللَّهُ الإِسْلاَمَ وَكَثُرَ نَاصِرُوهُ فَقَالَ بَعْضُنَا لِبَعْضٍ سِرًّا دُونَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ أَمْوَالَنَا قَدْ ضَاعَتْ وَإِنَّ اللَّهَ قَدْ أَعَزَّ الإِسْلاَمَ وَكَثُرَ نَاصِرُوهُ فَلَوْ أَقَمْنَا فِي أَمْوَالِنَا فَأَصْلَحْنَا مَا ضَاعَ مِنْهَا . فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَى نَبِيِّهِ صلى الله عليه وسلم يَرُدُّ عَلَيْنَا مَا قُلْنَا: (وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلاَ تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ) فَكَانَتِ التَّهْلُكَةُ الإِقَامَةَ عَلَى الأَمْوَالِ وَإِصْلاَحَهَا وَتَرَكْنَا الْغَزْوَ فَمَا زَالَ أَبُو أَيُّوبَ شَاخِصًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى دُفِنَ بِأَرْضِ الرُّومِ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ .
Abd bin Humaid menceritakan kepada kami, Al-Dahhak bin Mukhlid Abu Asim Al-Nabil menceritakan kepada kami, atas wewenang Haywa bin Shurayh, atas wewenang Yazid bin Abi Habib, atas wewenang Abu Imran al-Tajibi masuk Islam. Dia berkata, “Kami berada di kota Romawi, dan mereka membawa sejumlah besar pasukan Romawi kepada kami, dan beberapa Muslim keluar menemui mereka.” Sama atau lebih dari mereka, dan yang memimpin rakyat Mesir adalah Uqba bin Amir, dan yang memimpin kelompok itu adalah Fadhalah bin Ubaid. Lalu seorang laki-laki dari kalangan Muslim mengambil alih kekuasaan melawan pasukan Romawi. Hingga dia masuk ke tengah-tengah mereka, dan orang-orang itu bersorak dan berkata, Maha Suci Allah. Dia melemparkan dirinya ke dalam kehancuran dengan tangannya sendiri. Kemudian Abu Ayyub Al-Ansari berdiri dan berkata, “Oh! Wahai manusia, kalian mengartikan ayat ini seperti ini, namun ayat ini baru diturunkan tentang kami, kaum Ansar, ketika Tuhan menjadikan Islam besar. Pendukungnya bertambah banyak, dan beberapa di antara kami berkata satu sama lain secara pribadi, bukan kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, “Uang kami telah hilang, dan Tuhan telah memberi kami kekuatan.” Islam dan pendukungnya bertambah, maka jika kita berhati-hati dengan harta kita dan memperbaiki apa yang hilang, maka Allah menurunkan kepada Nabi-Nya, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, untuk mengembalikan kepada kita apa yang hilang. Kami bersabda: (Dan belanjakanlah di jalan Allah, dan janganlah kamu menjerumuskan dirimu ke dalam kehancuran dengan tanganmu sendiri.) Maka kehancuran itu tetap ada. Uang dan reformasinya, dan kami meninggalkan invasi, dan Abu Ayoub terus berjaga demi Tuhan sampai dia dimakamkan di tanah Romawi. Abu Issa mengatakan hal ini. Sebuah hadis yang baik, benar, dan aneh
Diriwayatkan oleh
Aslam bin Imran al-Tujibi (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 47/2972
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 47: Tafsir