Jami at-Tirmidzi — Hadis #27564

Hadis #27564
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ، حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ، عَنْ أَبِي شُرَيْحٍ الْكَعْبِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ مَكَّةَ وَلَمْ يُحَرِّمْهَا النَّاسُ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يَسْفِكَنَّ فِيهَا دَمًا وَلاَ يَعْضِدَنَّ فِيهَا شَجَرًا فَإِنْ تَرَخَّصَ مُتَرَخِّصٌ فَقَالَ أُحِلَّتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ فَإِنَّ اللَّهَ أَحَلَّهَا لِي وَلَمْ يُحِلَّهَا لِلنَّاسِ وَإِنَّمَا أُحِلَّتْ لِي سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ ثُمَّ هِيَ حَرَامٌ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ إِنَّكُمْ مَعْشَرَ خُزَاعَةَ قَتَلْتُمْ هَذَا الرَّجُلَ مِنْ هُذَيْلٍ وَإِنِّي عَاقِلُهُ فَمَنْ قُتِلَ لَهُ قَتِيلٌ بَعْدَ الْيَوْمِ فَأَهْلُهُ بَيْنَ خِيرَتَيْنِ إِمَّا أَنْ يَقْتُلُوا أَوْ يَأْخُذُوا الْعَقْلَ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏ وَحَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَرَوَاهُ شَيْبَانُ أَيْضًا عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ مِثْلَ هَذَا ‏.‏ - وَرُوِيَ عَنْ أَبِي شُرَيْحٍ الْخُزَاعِيِّ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ مَنْ قُتِلَ لَهُ قَتِيلٌ فَلَهُ أَنْ يَقْتُلَ أَوْ يَعْفُوَ أَوْ يَأْخُذَ الدِّيَةَ ‏"‏ ‏.‏ وَذَهَبَ إِلَى هَذَا بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ وَهُوَ قَوْلُ أَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ ‏.‏
Muhammad bin Bashar meriwayatkan kepada kami, Yahya bin Saeed meriwayatkan kepada kami, Ibnu Abi Dhib meriwayatkan kepada kami, Saeed bin Abi Saeed Al-Maqbari meriwayatkan kepada saya, atas wewenang ayah saya Shurayh Al-Kaabi, bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda, “Tuhan telah menjadikan Mekah suci, tetapi manusia tidak menjadikannya suci, siapa pun yang beriman kepada Tuhan.” Dan pada hari kiamat, mereka tidak akan menumpahkan darah di dalamnya, dan tidak pula mereka akan menanam pohon di sana. Namun jika pemberi konsesi memberikan kelonggaran, dia berkata, “Hal itu halal bagi Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian.” Allah menghalalkannya bagiku dan tidak menghalalkannya bagi manusia. Sebaliknya, dihalalkan bagiku selama satu jam di siang hari, kemudian diharamkan hingga hari kiamat, lalu Kalian, hai kaum Khuza'ah, telah membunuh orang dari Hudhayl ​​ini, dan aku bertanggung jawab atas dia. Jadi siapapun yang membunuh seseorang setelah hari ini, keluarganya berada di antara dua pilihan. Entah mereka membunuh atau mengambil pikiran.” Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang baik dan shahih. Dan hadits Abu Hurairah merupakan hadits yang baik dan shahih. Dan dia menceritakannya Syayban juga meriwayatkan wibawa Yahya bin Abi Kathir seperti ini. Jika seseorang terbunuh, dia berhak membunuh, memaafkan, atau mengambil uang darahnya.” Sebagian ulama menganut pandangan ini, dan inilah pendapat Ahmad. Dan Ishak...
Diriwayatkan oleh
Abu Shuraih al-Ka'bi (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 16/1406
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 16: Diyat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait