Jami at-Tirmidzi — Hadis #29341

Hadis #29341
حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الرَّبِيعِ أَبُو زَيْدٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ وَاصِلٍ الأَحْدَبِ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَىُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ قَالَ ‏"‏ أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ وَأَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ مِنْ أَجْلِ أَنْ يَأْكُلَ مَعَكَ أَوْ مِنْ طَعَامِكَ وَأَنْ تَزْنِيَ بِحَلِيلَةِ جَارِكَ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ وَتَلاَ هَذِهِ الآيَةَ ‏:‏ ‏(‏والَّذِينَ لاَ يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلاَ يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَلاَ يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا * يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا ‏)‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ سُفْيَانَ عَنْ مَنْصُورٍ وَالأَعْمَشِ أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ شُعْبَةَ عَنْ وَاصِلٍ لأَنَّهُ زَادَ فِي إِسْنَادِهِ رَجُلاً ‏.‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ وَاصِلٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوَهُ ‏.‏ قَالَ وَهَكَذَا رَوَى شُعْبَةُ عَنْ وَاصِلٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَمْرَو بْنَ شُرَحْبِيلَ ‏.‏
Abd bin Humaid meriwayatkan kepada kami, Saeed bin Al-Rabi’ Abu Zaid meriwayatkan kepada kami, Syu’bah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Wasil Al-Ahdab, atas wewenang Abu Wael, atas wewenang Abdullah, Dia berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dosa mana yang paling besar.” Beliau bersabda, “Menjadikan tandingan Tuhan ketika Dia menciptakanmu, dan membunuh anakmu demi Tuhan.” Untuk makan bersamamu atau dari makananmu, atau berzina dengan istri tetanggamu.” Beliau bersabda dan membacakan ayat ini: “Dan orang-orang yang tidak berseru kepada Allah, Allah, tidak akan membunuh tuhan yang lain, dan tidak pula mereka membunuh jiwa yang disucikan Allah, kecuali secara adil, dan tidak pula mereka berzinah. Dan barangsiapa melakukan hal itu, ia akan mendapat dosa. *Azabnya akan digandakan pada hari kiamat. Kebangkitan, dan dia kekal di dalamnya dalam kehinaan.) Abu Issa berkata: Hadits Sufyan dari Mansour dan Al-A’mash lebih shahih dari pada hadis Shu’bah dari Wasil. Karena dia menambahkan seorang pria ke dalam rantai penularannya. Muhammad ibn al-Muthanna meriwayatkan kepada kami, Muhammad ibn Ja`far meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Syu'bah, atas wewenang Wasil, atas wewenang Abu Wa'il, atas wewenang Hamba Demi Tuhan, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, dan sejenisnya. Beliau berkata, “Maka meriwayatkan Syu’bah atas wewenang Wasil dan wewenang Abu Wa’il atas wewenang Abdullah, dan Amr bin tidak disebutkan di dalamnya.” Sharhabeel...
Diriwayatkan oleh
Abdullah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 47/3183
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 47: Tafsir
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait