Sunan Ad-Darimi — Hadis #54434
Hadis #54434
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ ، حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ ، قَالَ : لَمَّا كَثُرَ النَّاسُ بِالْمَدِينَةِ ، جَعَلَ الرَّجُلُ يَجِيءُ وَالْقَوْمُ يَجِيئُونَ فَلَا يَكَادُونَ أَنْ يَسْمَعُونَ كَلَامَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى يَرْجِعُوا مِنْ عِنْدِهِ، فَقَالَ لَهُ النَّاسُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ النَّاسَ قَدْ كَثُرُوا، وَإِنَّ الْجَائِيَ يَجِيءُ فَلَا يَكَادُ يَسْمَعُ كَلَامَكَ.
قَالَ : " فَمَا شِئْتُمْ "، فَأَرْسِلْ إِلَى غُلَامٍ لِامْرَأَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ، نَجَّارٍ، وَإِلَى طَرْفَاءِ الْغَابَةِ، فَجَعَلُوا لَهُ مِرْقَاتَيْنِ أَوْ ثَلَاثَةً، فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" يَجْلِسُ عَلَيْهِ وَيَخْطُبُ عَلَيْهِ، فَلَمَّا فَعَلُوا ذَلِكَ حَنَّتِ الْخَشَبَةُ الَّتِي كَانَ يَقُومُ عِنْدَهَا، فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْهَا فَوَضَعَ يَدَهُ عَلَيْهَا، فَسَكَنَتْ "
Abdullah bin Yazid meriwayatkan kepada kami, Al-Masoudi meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Hazim, atas wewenang Sahl bin Saad, dia berkata: Ketika orang-orang bertambah di Madinah, dia membuat Pria itu datang dan orang-orang datang, tetapi mereka hampir tidak dapat mendengar kata-kata Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, sebelum mereka kembali darinya. Maka orang-orang berkata kepadanya: Ya Rasulullah, orang-orang telah bertambah banyak, dan orang yang datang akan datang dan sulit mendengar kata-katamu. Dia berkata: “Apa pun yang kamu inginkan.” Maka dia memanggil seorang anak laki-laki perempuan Ansar, seorang tukang kayu, dan ke pohon-pohon di hutan, dan mereka membuatkan dua atau tiga helai daun untuknya. Maka Rasulullah berdoa Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia duduk di atasnya dan memanggilnya. Ketika mereka melakukan itu, pohon tempat dia berdiri membungkuk, sehingga Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berdiri. Semoga Tuhan memberikan kedamaian padanya, dan Dia meletakkan tangannya di atasnya, dan dia tetap tenang.”
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 2/1533
Kategori
Bab 2: Bab 2