Jami at-Tirmidzi — Hadis #26622
Hadis #26622
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ بُرَيْدِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ، عَنْ أَبِي الْحَوْرَاءِ السَّعْدِيِّ، قَالَ قَالَ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ رضى الله عَنْهُمَا عَلَّمَنِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَلِمَاتٍ أَقُولُهُنَّ فِي الْوِتْرِ
" اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ عَلِيٍّ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ لاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ أَبِي الْحَوْرَاءِ السَّعْدِيِّ وَاسْمُهُ رَبِيعَةُ بْنُ شَيْبَانَ . وَلاَ نَعْرِفُ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي الْقُنُوتِ فِي الْوِتْرِ شَيْئًا أَحْسَنَ مِنْ هَذَا . وَاخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي الْقُنُوتِ فِي الْوِتْرِ فَرَأَى عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ الْقُنُوتَ فِي الْوِتْرِ فِي السَّنَةِ كُلِّهَا وَاخْتَارَ الْقُنُوتَ قَبْلَ الرُّكُوعِ . وَهُوَ قَوْلُ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ وَبِهِ يَقُولُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَابْنُ الْمُبَارَكِ وَإِسْحَاقُ وَأَهْلُ الْكُوفَةِ . وَقَدْ رُوِيَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَّهُ كَانَ لاَ يَقْنُتُ إِلاَّ فِي النِّصْفِ الآخِرِ مِنْ رَمَضَانَ وَكَانَ يَقْنُتُ بَعْدَ الرُّكُوعِ . وَقَدْ ذَهَبَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ إِلَى هَذَا وَبِهِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ .
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Abu Al-Ahwas meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Burayd bin Abi Maryam, atas wewenang Abu Al-Hawra Al-Saadi, katanya Al-Hasan berkata Ibnu Ali, semoga Tuhan meridhoi mereka. Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengajari saya beberapa kata yang akan saya ucapkan dalam doa Witr: “Ya Tuhan, tuntunlah aku di antara orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk.” Dan berilah aku kesehatan di antara siapa saja yang Engkau pelihara, dan peliharalah aku di antara orang-orang yang telah Engkau pelihara, dan berilah berkah untukku atas apa yang telah Engkau berikan, dan peliharalah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, karena sesungguhnya Engkau telah menetapkan dan hal itu tidak akan menimpamu, dan Dia tidak mempermalukan siapa pun. “Dan bahwa kamu telah memberkati dan mengagungkan Tuhan kami.” Katanya, dan di bab tentang kekuasaan Ali. Abu Issa berkata, “Ini adalah hadis baik yang tidak kami ketahui.” Kecuali dari sudut pandang ini, dari hadits Abu Al-Hawra Al-Saadi yang bernama Rabi'ah bin Shayban. Kita tidak tahu tentang Nabi Muhammad SAW, mengenai Qunut di Witr adalah sesuatu yang lebih baik dari ini. Para ahli berbeda pendapat mengenai Qunut di Witr, namun Abdullah bin Masoud melihat Qunut di Witr. Sholat witir sepanjang sunnah, dan beliau memilih qunut sebelum rukuk. Demikianlah pendapat sebagian ulama, Sufyan Al-Thawri, Ibnu Al-Mubarak, Ishaq, dan orang-orang Kufah. Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwa dia tidak akan melakukan Qunoun kecuali pada paruh Ramadhan lainnya. Dia biasa membaca Qunut setelah rukuk. Sebagian ulama menganut pandangan ini, dan inilah yang dikatakan oleh Syafi’i dan Ahmad.
Diriwayatkan oleh
al-Hasan bin Ali (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 3/464
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 3: Witir