Jami at-Tirmidzi — Hadis #27311
Hadis #27311
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ حَجَّاجِ بْنِ حَجَّاجٍ الأَسْلَمِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا يُذْهِبُ عَنِّي مَذَمَّةَ الرَّضَاعِ فَقَالَ
" غُرَّةٌ عَبْدٌ أَوْ أَمَةٌ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَمَعْنَى قَوْلِهِ مَا يُذْهِبُ عَنِّي مَذَمَّةَ الرَّضَاعِ . يَقُولُ إِنَّمَا يَعْنِي بِهِ ذِمَامَ الرَّضَاعَةِ وَحَقَّهَا يَقُولُ إِذَا أَعْطَيْتَ الْمُرْضِعَةَ عَبْدًا أَوْ أَمَةً فَقَدْ قَضَيْتَ ذِمَامَهَا . وَيُرْوَى عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِذْ أَقْبَلَتِ امْرَأَةٌ فَبَسَطَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم رِدَاءَهُ حَتَّى قَعَدَتْ عَلَيْهِ فَلَمَّا ذَهَبَتْ قِيلَ هِيَ كَانَتْ أَرْضَعَتِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم . هَكَذَا رَوَاهُ يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ وَحَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ وَغَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حَجَّاجِ بْنِ حَجَّاجٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم . وَرَوَى سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حَجَّاجِ بْنِ أَبِي حَجَّاجٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم . وَحَدِيثُ ابْنِ عُيَيْنَةَ غَيْرُ مَحْفُوظٍ وَالصَّحِيحُ مَا رَوَى هَؤُلاَءِ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ . وَهِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ يُكْنَى أَبَا الْمُنْذِرِ وَقَدْ أَدْرَكَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَابْنَ عُمَرَ .
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, Hatim bin Ismail meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Hisham bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Hajjaj bin Hajjaj Al-Aslami, atas wewenang ayahnya, Abu Ya Tuhan, ini adalah hadis yang baik dan shahih. Makna dari pernyataannya adalah sesuatu yang menghilangkan dari saya kesalahan dalam menyusui. Ia mengatakan, yang dimaksudnya adalah kesalahan menyusui dan hak-haknya. Beliau bersabda, “Jika Anda memberikan seorang ibu susu kepada seorang budak laki-laki atau perempuan, Anda telah memenuhi kewajibannya.” Diriwayatkan dari Abu al-Tufayl bahwa dia berkata, “Saya sedang duduk bersama Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian.” Semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Ketika seorang wanita datang, Nabi Muhammad SAW membentangkan jubahnya hingga dia duduk di atasnya. Ketika dia pergi, dikatakan bahwa dia telah menyusui Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Demikianlah diriwayatkan oleh Yahya bin Saeed Al-Qattan, Hatim bin Ismail dan lebih dari satu orang, atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Hajjaj bin Hajjaj, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Sufyan bin Uyaynah meriwayatkan atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Hajjaj bin Abi Hajjaj atas wewenang ayahnya, atas wewenang Nabi Muhammad SAW. Hadits Ibnu Uyaynah tidak terpelihara, tetapi yang benar adalah apa yang diriwayatkan orang-orang ini berdasarkan otoritas Hisyam bin Urwa. Atas otoritas ayahnya. Hisham bin Urwa dijuluki Abu Al-Mundhir, dan Jabir bin Abdullah serta Ibnu Umar bergabung dengannya.
Diriwayatkan oleh
Hajjaj bin Hajjaj al-Aslami (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 12/1153
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 12: Penyusuan