Jami at-Tirmidzi — Hadis #27313

Hadis #27313
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ الأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ زَوْجُ بَرِيرَةَ حُرًّا فَخَيَّرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ عَائِشَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏ هَكَذَا رَوَى هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ زَوْجُ بَرِيرَةَ عَبْدًا ‏.‏ وَرَوَى عِكْرِمَةُ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ رَأَيْتُ زَوْجَ بَرِيرَةَ وَكَانَ عَبْدًا يُقَالُ لَهُ مُغِيثٌ ‏.‏ وَهَكَذَا رُوِيَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ ‏.‏ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ وَقَالُوا إِذَا كَانَتِ الأَمَةُ تَحْتَ الْحُرِّ فَأُعْتِقَتْ فَلاَ خِيَارَ لَهَا وَإِنَّمَا يَكُونُ لَهَا الْخِيَارُ إِذَا أُعْتِقَتْ وَكَانَتْ تَحْتَ عَبْدٍ ‏.‏ وَهُوَ قَوْلُ الشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ ‏.‏ وَرَوَى الأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنِ الأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ زَوْجُ بَرِيرَةَ حُرًّا فَخَيَّرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ وَرَوَى أَبُو عَوَانَةَ هَذَا الْحَدِيثَ عَنِ الأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنِ الأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ فِي قِصَّةِ بَرِيرَةَ قَالَ الأَسْوَدُ وَكَانَ زَوْجُهَا حُرًّا ‏.‏ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنَ التَّابِعِينَ وَمَنْ بَعْدَهُمْ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَأَهْلِ الْكُوفَةِ ‏.‏
Hanad meriwayatkan kepada kami, Abu Muawiyah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-A’mash, atas wewenang Ibrahim, atas wewenang Al-Aswad, atas wewenang Aisyah, katanya, suami Barira telah merdeka. Maka Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, memberinya pilihan. Abu Issa mengatakan bahwa hadits Aisyah adalah hadits yang baik dan shahih. Beginilah cara Hisyam meriwayatkan berdasarkan otoritas ayahnya, berdasarkan otoritas Aisha. Dia berkata Suami Barira adalah seorang budak. Ikrimah meriwayatkan dari riwayat Ibnu Abbas yang berkata: Aku melihat suami Barira, dan dia adalah seorang budak bernama Mughith. Dan sebagainya. Itu diriwayatkan atas otoritas Ibnu Omar. Hal ini dilakukan berdasarkan pendapat sebagian orang yang berilmu, dan mereka berkata, “Jika seorang budak perempuan terkena birahi lalu dibebaskan, maka ia tidak mempunyai pilihan lain.” Tetapi Dia akan mempunyai pilihan jika dia dibebaskan dan berada di bawah perbudakan. Demikian pendapat Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq. Al-A’mash meriwayatkan dari otoritas Ibrahim, dari otoritas Al-Aswad, dari otoritas Aisha, berkata: Suami Bareerah telah bebas, maka Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, memberinya pilihan. Abu Awanah meriwayatkan hadits ini. Tentang Al-A'mash, atas wewenang Ibrahim, atas wewenang Al-Aswad, atas wewenang Aisyah, dalam kisah Bareerah. Al-Aswad berkata, “Dan suaminya telah bebas.” Dan hal ini diamalkan menurut sebagian orang yang berilmu dari para penerus dan orang-orang setelah mereka, dan ini adalah pendapat Sufyan al-Thawri dan orang-orang Kufah.
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 12/1155
Tingkat
Shadh
Kategori
Bab 12: Penyusuan
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait