Jami at-Tirmidzi — Hadis #27389
Hadis #27389
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ . وَفِي الْبَابِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو وَابْنِ عُمَرَ وَابْنِ مَسْعُودٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ وَقَدْ فَسَّرَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ قَالُوا بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ . أَنْ يَقُولَ أَبِيعُكَ هَذَا الثَّوْبَ بِنَقْدٍ بِعَشَرَةٍ وَبِنَسِيئَةٍ بِعِشْرِينَ وَلاَ يُفَارِقُهُ عَلَى أَحَدِ الْبَيْعَيْنِ فَإِذَا فَارَقَهُ عَلَى أَحَدِهِمَا فَلاَ بَأْسَ إِذَا كَانَتِ الْعُقْدَةُ عَلَى وَاحِدٍ مِنْهُمَا . قَالَ الشَّافِعِيُّ وَمِنْ مَعْنَى نَهْىِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ أَنْ يَقُولَ أَبِيعُكَ دَارِي هَذِهِ بِكَذَا عَلَى أَنْ تَبِيعَنِي غُلاَمَكَ بِكَذَا فَإِذَا وَجَبَ لِي غُلاَمُكَ وَجَبَ لَكَ دَارِي . وَهَذَا يُفَارِقُ عَنْ بَيْعٍ بِغَيْرِ ثَمَنٍ مَعْلُومٍ وَلاَ يَدْرِي كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا عَلَى مَا وَقَعَتْ عَلَيْهِ صَفْقَتُهُ .
Hanad meriwayatkan kepada kami, Abdah bin Sulaiman meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Amr, atas wewenang Abu Salamah, atas wewenang Abu Hurairah, yang mengatakan bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, melarang Atas wewenang dua penjualan dalam satu penjualan. Dan mengenai hal ini, berdasarkan wewenang Abdullah bin Amr, Ibnu Omar, dan Ibnu Masoud. Abu Issa mengatakan hadis ayahku Hurairah adalah hadis yang hasan dan shahih. Hal ini dianut menurut para ahli ilmu, dan sebagian ahli ilmu menafsirkannya dengan mengatakan, “Dua jualan untuk satu jualan.” Itu. Ia berkata, “Saya akan menjual pakaian ini kepada Anda dengan uang seharga sepuluh, dan dua puluh dengan uang tunai,” dan ia tidak memisahkannya untuk salah satu dari dua penjualan. Jika dia berpisah darinya karena salah satu dari mereka, Tidak masalah jika akad nikahnya dengan salah satu dari mereka. Al-Syafi’i berkata, dan dari makna Nabi Muhammad SAW, mengharamkan dua penjualan dalam satu penjualan, beliau bersabda, aku akan menjual rumahku ini kepadamu dengan harga ini dan itu dengan syarat kamu menjual hambamu ini kepadaku dengan harga ini dan itu. Jika hambamu itu wajib bagiku, maka rumahku wajib bagimu. Ini berbeda dengan menjual Tanpa harga yang diketahui, dan tak satu pun dari mereka tahu apa kesepakatannya.
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 14/1231
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 14: Jual Beli