Jami at-Tirmidzi — Hadis #27602

Hadis #27602
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ مُعَاوِيَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فِي الرَّابِعَةِ فَاقْتُلُوهُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَالشَّرِيدِ وَشُرَحْبِيلَ بْنِ أَوْسٍ وَجَرِيرٍ وَأَبِي الرَّمَدِ الْبَلَوِيِّ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ مُعَاوِيَةَ هَكَذَا رَوَى الثَّوْرِيُّ أَيْضًا عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ وَرَوَى ابْنُ جُرَيْجٍ وَمَعْمَرٌ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدًا يَقُولُ حَدِيثُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي هَذَا أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ وَإِنَّمَا كَانَ هَذَا فِي أَوَّلِ الأَمْرِ ثُمَّ نُسِخَ بَعْدُ هَكَذَا رَوَى مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ إِنَّ مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ فَاجْلِدُوهُ فَإِنْ عَادَ فِي الرَّابِعَةِ فَاقْتُلُوهُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ ثُمَّ أُتِيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بَعْدَ ذَلِكَ بِرَجُلٍ قَدْ شَرِبَ الْخَمْرَ فِي الرَّابِعَةِ فَضَرَبَهُ وَلَمْ يَقْتُلْهُ ‏.‏ وَكَذَلِكَ رَوَى الزُّهْرِيُّ عَنْ قَبِيصَةَ بْنِ ذُؤَيْبٍ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوَ هَذَا ‏.‏ قَالَ فَرُفِعَ الْقَتْلُ وَكَانَتْ رُخْصَةً ‏.‏ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا الْحَدِيثِ عِنْدَ عَامَّةِ أَهْلِ الْعِلْمِ لاَ نَعْلَمُ بَيْنَهُمُ اخْتِلاَفًا فِي ذَلِكَ فِي الْقَدِيمِ وَالْحَدِيثِ وَمِمَّا يُقَوِّي هَذَا مَا رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مِنْ أَوْجُهٍ كَثِيرَةٍ أَنَّهُ قَالَ ‏"‏ لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلاَّ بِإِحْدَى ثَلاَثٍ النَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالثَّيِّبُ الزَّانِي وَالتَّارِكُ لِدِينِهِ ‏"‏ ‏.‏
Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Ayyash menceritakan kepada kami, atas wewenang Asim bin Bahdala, atas wewenang Abu Shalih, atas wewenang Muawiyah, Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda Dia, damai dan berkah Allah besertanya, bersabda: “Barangsiapa meminum minuman beralkohol, cambuklah dia, dan jika dia kembali pada hari keempat shalat, bunuhlah dia.” Katanya, dan atas wewenang Abu Hurairah dan Al-Shareed. Dan Sharhabeel bin Aws, Jarir, Abu Al-Ramad Al-Balawi, dan Abdullah bin Amr. Abu Issa berkata hadits Muawiyah: Beginilah meriwayatkan Al-Thawri. Juga atas wewenang Asim, atas wewenang Abu Shalih, atas wewenang Muawiyah, atas wewenang Rasulullah SAW. Dan Ibnu Jurayj dan Ma’mar meriwayatkan dari Suhail bin Abi Shalih, dari Ayahnya atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Rasulullah SAW. Dia berkata: Saya mendengar Muhammad mengatakan bahwa hadits Abu Shalih tentang otoritas Muawiyah atas otoritas Nabi, sallallahu 'alaihi wa sallam, lebih shahih dari ini. Hadits Abu Shalih pada otoritas Abu Hurairah pada otoritas Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Namun hal itu hanya pada permulaan saja, kemudian dibatalkan. Setelah itu, Muhammad bin Ishaq meriwayatkan atas wewenang Muhammad bin Al-Munkadir, atas wewenang Jabir bin Abdullah, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, yang bersabda: “Sesungguhnya barangsiapa yang minum “Jika dia minum alkohol, cambuklah dia, dan jika dia kembali pada jam keempat, bunuh dia.” Beliau bersabda, “Kemudian seorang laki-laki yang sedang mabuk dibawa kepada Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian.” Dia minum alkohol pada hari keempat, jadi dia memukulnya tetapi tidak membunuhnya. Demikian pula Al-Zuhri meriwayatkan hal seperti ini atas wewenang Qubaysah bin Dhu'ayb, atas wewenang Nabi Muhammad saw. Dia berkata, “Kemudian pembunuhan itu dicabut, dan itu adalah izin.” Hadits ini dianut oleh mayoritas ulama, dan kami tidak mengetahui adanya perbedaan pendapat di antara mereka mengenai hal ini. Pada zaman dulu dan sekarang, dan yang memperkuat hal ini adalah apa yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW, dalam banyak hal, bahwa beliau bersabda, “Tidak boleh menumpahkan darah seorang laki-laki Islam.” Dia bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah, kecuali dengan salah satu dari tiga hal: jiwa ganti jiwa, lelaki beristri, pezinah, dan orang yang meninggalkan agamanya. “.
Diriwayatkan oleh
Mu'awiyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 17/1444
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 17: Hudud
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait