Jami at-Tirmidzi — Hadis #28483

Hadis #28483
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا عُبَادَةُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ خَبَّابٍ، عَنْ سَعِيدٍ الطَّائِيِّ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ، أَنَّهُ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو كَبْشَةَ الأَنْمَارِيُّ، أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏"‏ ثَلاَثَةٌ أُقْسِمُ عَلَيْهِنَّ وَأُحَدِّثُكُمْ حَدِيثًا فَاحْفَظُوهُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ ‏"‏ مَا نَقَصَ مَالُ عَبْدٍ مِنْ صَدَقَةٍ وَلاَ ظُلِمَ عَبْدٌ مَظْلِمَةً فَصَبَرَ عَلَيْهَا إِلاَّ زَادَهُ اللَّهُ عِزًّا وَلاَ فَتَحَ عَبْدٌ بَابَ مَسْأَلَةٍ إِلاَّ فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْهِ بَابَ فَقْرٍ أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا وَأُحَدِّثُكُمْ حَدِيثًا فَاحْفَظُوهُ قَالَ ‏"‏ إِنَّمَا الدُّنْيَا لأَرْبَعَةِ نَفَرٍ عَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ مَالاً وَعِلْمًا فَهُوَ يَتَّقِي فِيهِ رَبَّهُ وَيَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ وَيَعْلَمُ لِلَّهِ فِيهِ حَقًّا فَهَذَا بِأَفْضَلِ الْمَنَازِلِ وَعَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ عِلْمًا وَلَمْ يَرْزُقْهُ مَالاً فَهُوَ صَادِقُ النِّيَّةِ يَقُولُ لَوْ أَنَّ لِي مَالاً لَعَمِلْتُ بِعَمَلِ فُلاَنٍ فَهُوَ بِنِيَّتِهِ فَأَجْرُهُمَا سَوَاءٌ وَعَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ مَالاً وَلَمْ يَرْزُقْهُ عِلْمًا فَهُوَ يَخْبِطُ فِي مَالِهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ لاَ يَتَّقِي فِيهِ رَبَّهُ وَلاَ يَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ وَلاَ يَعْلَمُ لِلَّهِ فِيهِ حَقًّا فَهَذَا بِأَخْبَثِ الْمَنَازِلِ وَعَبْدٍ لَمْ يَرْزُقْهُ اللَّهُ مَالاً وَلاَ عِلْمًا فَهُوَ يَقُولُ لَوْ أَنَّ لِي مَالاً لَعَمِلْتُ فِيهِ بِعَمَلِ فُلاَنٍ فَهُوَ بِنِيَّتِهِ فَوِزْرُهُمَا سَوَاءٌ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏
Muhammad bin Ismail meriwayatkan kepada kami, Abu Nu'aym meriwayatkan kepada kami, Ubadah bin Muslim meriwayatkan kepada kami, Yunus bin Khabab meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Sa'id al-Tai Abi Al-Bakhtari, bahwa dia berkata, Abu Kabsha Al-Anmari menceritakan kepadaku, bahwa dia mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, katakanlah, “Tiga, aku bersumpah Dan aku akan menceritakan kepadamu sebuah hadits, maka hafallah.” Beliau bersabda, “Tidak ada seorang hamba yang hartanya berkurang karena sedekah, dan tidak ada seorang hamba yang berbuat zalim melainkan bersabar di dalamnya kecuali Semoga Allah menambah kemuliaannya, dan tidak ada seorang hamba yang membukakan pintu pertanyaan kecuali Allah membukakan baginya pintu kemiskinan atau sejenisnya. Saya akan menceritakan sebuah hadits kepada anda, maka hafallah. Beliau bersabda, “Dunia itu untuk empat orang: seorang hamba yang dianugerahkan Allah harta dan ilmu, dan di dalamnya dia bertakwa kepada Tuhannya, menjaga tali silaturahmi, dan mengakui ilmu Allah di dalamnya.” Sesungguhnya ini adalah salah satu tempat terbaik, dan hamba yang diberi ilmu oleh Allah, namun tidak diberi uang, maka dia mempunyai niat yang ikhlas. Dia berkata, “Kalau saja saya punya uang.” Aku akan melakukan pekerjaan si fulan, dan itu adalah niatnya, maka pahala mereka sama. Adapun seorang hamba yang dibekali Allah dengan harta namun tidak diberi ilmu, maka ia mengacak-acak hartanya secara zalim. Ilmu yang mana dia tidak bertakwa kepada Rabbnya dan tidak memelihara tali silaturahmi serta tidak mengetahui bahwa Allah berhak atasnya. Ini adalah tempat paling hina dan hamba yang tidak disediakan Allah. Baik kekayaan maupun pengetahuan. Dia berkata, ‘Jika saya mempunyai kekayaan, saya akan mengerjakan pekerjaan ini dan itu. Dia putrinya, tapi beban mereka sama.’” Kata Abu Issa, ini adalah hadis yang baik dan shahih
Diriwayatkan oleh
Abu Kabshah al-Anmari (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 36/2325
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 36: Zuhud
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait