Jami at-Tirmidzi — Hadis #29203

Hadis #29203
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ يَمِينُ الرَّحْمَنِ مَلأَى سَحَّاءُ لاَ يَغِيضُهَا اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ قَالَ أَرَأَيْتُمْ مَا أَنْفَقَ مُنْذُ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ فَإِنَّهُ لَمْ يَغِضْ مَا فِي يَمِينِهِ وَعَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ وَبِيَدِهِ الأُخْرَى الْمِيزَانُ يَرْفَعُ وَيَخْفِضُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏ وَهَذَا الْحَدِيثُ فِي تَفْسِيرِ هَذِهِ الآيَةِ ‏:‏ ‏(‏ وَقََالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنْفِقُ كَيْفَ يَشَاءُ ‏)‏ وَهَذَا حَدِيثٌ قَدْ رَوَتْهُ الأَئِمَّةُ نُؤْمِنُ بِهِ كَمَا جَاءَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُفَسَّرَ أَوْ يُتَوَهَّمَ هَكَذَا قَالَ غَيْرُ وَاحِدٍ مِنَ الأَئِمَّةِ مِنْهُمُ الثَّوْرِيُّ وَمَالِكُ بْنُ أَنَسٍ وَابْنُ عُيَيْنَةَ وَابْنُ الْمُبَارَكِ إِنَّهُ تُرْوَى هَذِهِ الأَشْيَاءُ وَيُؤْمَنُ بِهَا وَلاَ يُقَالُ كَيْفَ ‏.‏
Ahmad bin Mani` menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu al-Zinad, atas wewenang al-Araj, atas wewenang Abu Hurairah, Beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Tangan kanan Yang Maha Pemurah penuh dengan air yang tidak dapat diubah baik siang maupun malam.” Beliau bersabda, “Sudahkah kamu melihat apa yang telah Dia keluarkan sejak saat itu Dia menciptakan langit dan bumi, karena Dia tidak menurunkan apa yang ada di tangan kanan-Nya, dan singgasana-Nya ada di atas air, dan di tangan-Nya yang lain ada timbangan, yang Dia naikkan dan turunkan.” kata Abu. Ya Tuhan, ini adalah hadis yang baik dan shahih. Dan hadits ini dalam tafsir ayat ini: (Dan orang-orang Yahudi berkata, “Tangan Allah terikat, terikat.” Tangan mereka Dan mereka dikutuk atas apa yang mereka katakan. Sebaliknya, tangan-Nya terbentang. Dia menafkahkan sesuka-Nya.) Dan ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh para Imam. Kami memercayainya apa adanya tanpa dijelaskan. Atau dia mengalami delusi? Hal ini diungkapkan oleh lebih dari satu imam, termasuk Al-Thawri, Malik bin Anas, Ibnu Uyaynah, dan Ibnu Al-Mubarak. Hal-hal ini diceritakan dan diyakini, namun tidak disebutkan bagaimana caranya.
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 47/3045
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 47: Tafsir
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait