Jami at-Tirmidzi — Hadis #29271

Hadis #29271
حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْجُعْفِيُّ، عَنْ زَائِدَةَ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، قَالَ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ رَجُلاً لَقِيَ امْرَأَةً وَلَيْسَ بَيْنَهُمَا مَعْرِفَةٌ فَلَيْسَ يَأْتِي الرَّجُلُ شَيْئًا إِلَى امْرَأَتِهِ إِلاَّ قَدْ أَتَى هُوَ إِلَيْهَا إِلاَّ أَنَّهُ لَمْ يُجَامِعْهَا ‏.‏ قَالَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ ‏:‏ ‏(‏ أَقِمِ الصَّلاَةَ طَرَفَىِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ ‏)‏ فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ وَيُصَلِّيَ ‏.‏ قَالَ مُعَاذٌ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَهِيَ لَهُ خَاصَّةً أَمْ لِلْمُؤْمِنِينَ عَامَّةً قَالَ ‏ "‏ بَلْ لِلْمُؤْمِنِينَ عَامَّةً ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ لَيْسَ إِسْنَادُهُ بِمُتَّصِلٍ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى لَمْ يَسْمَعْ مِنْ مُعَاذٍ وَمُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ مَاتَ فِي خِلاَفَةِ عُمَرَ وَقُتِلَ عُمَرُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى غُلاَمٌ صَغِيرٌ ابْنُ سِتِّ سِنِينَ وَقَدْ رَوَى عَنْ عُمَرَ وَرَآهُ ‏.‏ وَرَوَى شُعْبَةُ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مُرْسَلٌ ‏.‏
Abd bin Humaid menceritakan kepada kami, Hussein Al-Jafi menceritakan kepada kami, atas wewenang Zaida, atas wewenang Abd al-Malik bin Umair, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Laila, Atas wewenang Muadh bin Jabal, dia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berkata, Wahai Rasulullah, pernahkah kamu melihat seorang laki-laki bertemu dengan seorang wanita dan tidak ada kenalan di antara mereka? Maka seorang laki-laki tidak boleh menyetubuhi isterinya, kecuali ia sendiri yang mendatangi isterinya, kecuali ia belum pernah menyetubuhi isterinya. Beliau bersabda, kemudian Allah menurunkan: (Medirikan shalat di penghujung siang dan di penghujung malam, sesungguhnya amal shaleh membatalkan keburukan. Ini menjadi pengingat bagi orang-orang yang mengingatnya.) Maka beliau memerintahkannya untuk berwudhu. Dan dia berdoa. Kata Muadz, maka aku berkata, Wahai Rasulullah, apakah itu untuknya secara khusus atau untuk orang-orang beriman pada umumnya? Beliau bersabda, “Sebaliknya, bagi orang-orang yang beriman pada umumnya.” kata Abu. Ya Tuhan, ini adalah hadis yang rantai penularannya tidak ada sangkut pautnya. Abd al-Rahman bin Abi Laila tidak mendengar kabar dari Muadh, dan Muadh bin Jabal meninggal pada masa kekhalifahan Omar. Omar dan Abd al-Rahman bin Abi Laila terbunuh, seorang anak laki-laki berusia enam tahun. Dia meriwayatkan berdasarkan wewenang Omar dan dia melihatnya. Syu`bah meriwayatkan hadits ini atas wewenang Abd al-Malik bin Umair, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Laila, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mursal.
Diriwayatkan oleh
Mu'adh bin Jabal (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 47/3113
Tingkat
Daif Isnaad
Kategori
Bab 47: Tafsir
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait