Al-Adab Al-Mufrad — Hadis #47474
Hadis #47474
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: كُنَّا فِي غَزْوَةٍ، فَحَاصَ النَّاسُ حَيْصَةً، قُلْنَا: كَيْفَ نَلْقَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَقَدْ فَرَرْنَا؟ فَنَزَلَتْ: {إِلاَّ مُتَحَرِّفًا لِقِتَالٍ}، فَقُلْنَا: لاَ نَقْدِمُ الْمَدِينَةَ، فَلاَ يَرَانَا أَحَدٌ، فَقُلْنَا: لَوْ قَدِمْنَا، فَخَرَجَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مِنْ صَلاَةِ الْفَجْرِ، قُلْنَا: نَحْنُ الْفَرَّارُونَ، قَالَ: أَنْتُمُ الْعَكَّارُونَ، فَقَبَّلْنَا يَدَهُ، قَالَ: أَنَا فِئَتُكُمْ.
Musa menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Awanah menceritakan kepada kami, atas wewenang Yazid bin Abi Ziyad, atas wewenang Abd al-Rahman bin Abi Laila, atas wewenang Ibnu Umar, dia berkata: Kami sedang melakukan kampanye, dan orang-orang dikepung dalam kesusahan. Kami bertanya: Bagaimana kami akan bertemu Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, ketika kami telah melarikan diri? Kemudian diturunkan ayat: “Kecuali orang yang menyimpang.” Untuk berperang}, maka kami berkata: Kami tidak akan mendekati Madinah, agar tidak ada yang melihat kami, maka kami berkata: Jika kami maju, maka Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, meninggalkan shalat subuh, kami berkata: Kamilah yang melarikan diri. Dia berkata: Kamu adalah Akkarun. Jadi kami mencium tangannya. Dia berkata: Saya kelompok Anda.
Sumber
Al-Adab Al-Mufrad # 42/972
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 42: Bab 42