Jami at-Tirmidzi — Hadis #29561
Hadis #29561
حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ، قَالَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ رَجُلٍ، عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ، رضى الله عنه أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي شَيْئًا أَقُولُهُ إِذَا أَوَيْتُ إِلَى فِرَاشِي قَالَ " اقْرَأْْ : ( قلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ) فَإِنَّهَا بَرَاءَةٌ مِنَ الشِّرْكِ " . قَالَ شُعْبَةُ أَحْيَانًا يَقُولُ مَرَّةً وَأَحْيَانًا لاَ يَقُولُهَا .
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ حِزَامٍ، أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَذَكَرَ نَحْوَهُ بِمَعْنَاهُ وَهَذَا أَصَحُّ .
قَالَ أَبُو عِيسَى وَرَوَى زُهَيْرٌ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوَهُ وَهَذَا أَشْبَهُ وَأَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ شُعْبَةَ . وَقَدِ اضْطَرَبَ أَصْحَابُ أَبِي إِسْحَاقَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ .
وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ قَدْ رَوَاهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ نَوْفَلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ هُوَ أَخُو فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ .
Mahmoud bin Ghaylan memberi tahu kami, Abu Dawud memberi tahu kami, dia mengatakan Syu`bah memberi tahu kami, atas otoritas Abu Ishaq, atas otoritas seorang laki-laki, atas otoritas Farwa bin Naufal, dia berkata: Tuhan bersabda atas otoritasnya bahwa dia datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan berkata, “Ya Rasulullah, ajari aku sesuatu yang bisa aku katakan ketika aku pergi tidur.” Beliau bersabda, “Bacalah: (Katakanlah, hai Wahai orang-orang kafir, itu adalah pengingkaran terhadap kemusyrikan.” Syu'bah berkata: “Kadang-kadang dia mengucapkannya satu kali, dan kadang-kadang dia tidak mengucapkannya.” Musa memberitahu kami. Bin Hazzam, Yahya bin Adam menceritakan kepada kami, atas otoritas Israel, atas otoritas Abu Ishaq, atas otoritas Farwa bin Naufal, atas otoritas ayahnya, bahwa dia datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia menyapa, jadi dia menyebutkan sesuatu yang mirip artinya, dan ini lebih tepat. Abu Issa berkata: Zuhair meriwayatkan hadits ini atas wewenang Abu Ishaq atas wewenang Farwa bin Naufal. Atas wewenang bapaknya, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, serupa dengan ini. Ini lebih mirip dan lebih shahih dibandingkan hadis Syu’bah. Para sahabat Abu Ishaq merasa terganggu dengan hal ini. hadis... Hadits ini diriwayatkan dari sumber lain. Diriwayatkan oleh Abd al-Rahman bin Naufal atas wewenang ayahnya, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, dan Abd al-Rahman Dia adalah saudara laki-laki Farwa bin Naufal.
Diriwayatkan oleh
Farwah bin Nawfal (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 48/3403
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 48: Doa