Al-Adab Al-Mufrad — Hadis #47205
Hadis #47205
حَدَّثَنَا مُطَرِّفُ بْنُ عَبْدِ اللهِ أَبُو الْمُصْعَبِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الْمَوَالِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الأُمُورِ كَالسُّورَةِ مِنَ الْقُرْآنِ: إِذَا هَمَّ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَقُولُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ. اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي، وَمَعَاشِي، وَعَاقِبَةِ أمري، أَوْ قَالَ: فِي عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ، فَاقْدُرْهُ لِي، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي، وَمَعَاشِي، وَعَاقِبَةِ، أَوْ قَالَ: عَاجِلِ، أَمْرِي وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ، ثُمَّ رَضِّنِي، وَيُسَمِّي حَاجَتَهُ.
Mutarrif bin Abdullah Abu Al-Musa’b meriwayatkan kepada kami, ia mengatakan: Abd al-Rahman bin Abi Al-Mawwal meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Al-Munkadir, atas wewenang Jabir. Beliau bersabda: Nabi Muhammad SAW, pernah mengajari kami istikharah dalam suatu urusan, seperti sebuah surat dalam Al-Qur'an: Jika dia prihatin terhadap suatu perkara, hendaklah dia berlutut. Dua rakaat, lalu dia berkata: Ya Allah, aku memohon petunjuk kepada-Mu melalui ilmu-Mu, dan aku mencari petunjuk kepada-Mu melalui kekuatan-Mu, dan aku memohon kepada-Mu karunia-Mu yang besar, karena Engkau mampu, aku tidak mampu, dan Engkau mengetahui, aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini lebih baik bagiku agama dan penghidupanku, Dan akhir urusanku, atau dia berkata: Dalam urusanku sekarang dan masa depan, maka tetapkanlah itu untukku, meskipun kamu mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku agamaku, penghidupanku, dan akhiratku, Atau dia berkata: Urusanku segera, urusanku adalah untuk masa depan, maka jauhkanlah itu dariku dan jauhkan aku darinya, dan tetapkanlah untukku apa yang baik di mana saja, kemudian dia menyenangkanku, dan menyebutkan kebutuhannya.
Sumber
Al-Adab Al-Mufrad # 31/703
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 31: Bab 31