Jami at-Tirmidzi — Hadis #26396

Hadis #26396
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْفُضَيْلِ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، طَرِيفٍ السَّعْدِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ مِفْتَاحُ الصَّلاَةِ الطُّهُورُ وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ وَلاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بــ‏"‏الْحَمْدُ‏"‏ وَسُورَةٍ _ فِي فَرِيضَةٍ أَوْ غَيْرِهَا ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ ‏.‏ وَفِي الْبَابِ عَنْ عَلِيٍّ وَعَائِشَةَ ‏.‏ قَالَ وَحَدِيثُ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ فِي هَذَا أَجْوَدُ إِسْنَادًا وَأَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ أَبِي سَعِيدٍ وَقَدْ كَتَبْنَاهُ فِي أَوَّلِ كِتَابِ الْوُضُوءِ ‏.‏ وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَمَنْ بَعْدَهُمْ ‏.‏ وَبِهِ يَقُولُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَابْنُ الْمُبَارَكِ وَالشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَاقُ أَنَّ تَحْرِيمَ الصَّلاَةِ التَّكْبِيرُ وَلاَ يَكُونُ الرَّجُلُ دَاخِلاً فِي الصَّلاَةِ إِلاَّ بِالتَّكْبِيرِ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى وَسَمِعْتُ أَبَا بَكْرٍ مُحَمَّدَ بْنَ أَبَانَ مُسْتَمْلِيَ وَكِيعٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ مَهْدِيٍّ يَقُولُ لَوِ افْتَتَحَ الرَّجُلُ الصَّلاَةَ بِسَبْعِينَ اسْمًا مِنْ أَسْمَاءِ اللَّهِ وَلَمْ يُكَبِّرْ لَمْ يُجْزِهِ وَإِنْ أَحْدَثَ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ أَمَرْتُهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ ثُمَّ يَرْجِعَ إِلَى مَكَانِهِ فَيُسَلِّمَ إِنَّمَا الأَمْرُ عَلَى وَجْهِهِ ‏.‏ قَالَ وَأَبُو نَضْرَةَ اسْمُهُ الْمُنْذِرُ بْنُ مَالِكِ بْنِ قُطَعَةَ ‏.‏
Sufyan bin Waki` menceritakan kepada kami, Muhammad bin al-Fudayl menceritakan kepada kami, atas wewenang Abu Sufyan, Tarif al-Saadi atas wewenang Abu Nadra, atas wewenang Abu Sa`id, beliau bersabda, beliau bersabda Rasulullah SAW, “Kunci shalat adalah kesucian, larangannya adalah takbir, kebolehannya adalah salam, dan tidak ada shalat bagi orang yang belum membaca.” Dengan "pujian" dan surah - dalam doa wajib atau yang lainnya. Abu Issa mengatakan ini adalah hadis yang baik. Atas wewenang Ali dan Aisha. Beliau bersabda, “Hadits Ali bin Abi Thalib mengenai hal ini lebih baik rantai penularannya dan lebih shahih dibandingkan dengan hadits Abu Sa’id, dan kami menuliskannya di awal kitab tentang wudhu.” Dan bekerja Menurut para ulama, di antara para sahabat Nabi Muhammad SAW, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan orang-orang setelah mereka, Sufyan Al-Thawri, Ibnu Al-Mubarak, dan Al-Syafi'i mengatakan hal ini. Ahmad dan Ishaq mengatakan bahwa larangan shalat adalah takbir, dan seorang laki-laki tidak boleh masuk shalat kecuali dengan mengucapkan takbir. kata Abu Issa. Dan aku mendengar Abu Bakar Muhammad bin Aban Mustamli Waki’ berkata: Aku mendengar Abd al-Rahman bin Mahdi berkata: Jika seseorang memulai shalat dengan tujuh puluh Itu adalah salah satu nama Tuhan, dan dia tidak mengucapkan “Allahu Akbar” itu tidak cukup, tetapi jika dia melakukannya sebelum dia memberi salam, maka aku perintahkan dia untuk berwudhu lalu kembali ke tempatnya. Maka ia pun menurutinya, namun keadaannya tetap seperti itu. Beliau berkata, “Dan Abu Nadhrah yang bernama Al-Mundhir bin Malik bin Qutta’a.”
Diriwayatkan oleh
Abu Saeed
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/238
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait