Jami at-Tirmidzi — Hadis #26571
Hadis #26571
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ نَصْرِ بْنِ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ، حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ حَمَّادٍ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، قَالَ حَدَّثَنِي قَتَادَةُ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ حُرَيْثِ بْنِ قَبِيصَةَ، قَالَ قَدِمْتُ الْمَدِينَةَ فَقُلْتُ اللَّهُمَّ يَسِّرْ لِي جَلِيسًا صَالِحًا . قَالَ فَجَلَسْتُ إِلَى أَبِي هُرَيْرَةَ فَقُلْتُ إِنِّي سَأَلْتُ اللَّهَ أَنْ يَرْزُقَنِي جَلِيسًا صَالِحًا فَحَدِّثْنِي بِحَدِيثٍ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يَنْفَعَنِي بِهِ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ
" إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ . وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَقَدْ رَوَى بَعْضُ أَصْحَابِ الْحَسَنِ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ قَبِيصَةَ بْنِ حُرَيْثٍ غَيْرَ هَذَا الْحَدِيثِ وَالْمَشْهُورُ هُوَ قَبِيصَةُ بْنُ حُرَيْثٍ . وَرُوِيَ عَنْ أَنَسِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوُ هَذَا .
Ali bin Nasr bin Ali Al-Jahdhami meriwayatkan kepada kami, Sahl bin Hammad meriwayatkan kepada kami, Hammam meriwayatkan kepada kami, katanya Qatada meriwayatkan kepada saya, atas wewenang Al-Hasan, atas wewenang Harits. Ibnu Qubaysah, katanya, aku datang ke Madinah dan berkata, “Ya Allah, berilah aku pendamping yang baik.” Dia berkata, “Saya duduk bersama Abu Hurairah dan berkata, ‘Saya akan melakukannya Aku memohon kepada Tuhan untuk memberkatiku dengan seorang teman yang baik, maka dia menceritakan kepadaku sebuah hadits yang aku dengar dari Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Mungkin Tuhan akan memberi manfaat bagi saya dengan itu. Dia berkata: Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Allah SWT berfirman: “Yang pertama-tama dimintai pertanggungjawaban seorang hamba pada hari kiamat atas perbuatannya adalah shalatnya. Maka dia telah makmur dan sejahtera, namun jika rusak, maka dia telah kecewa dan rugi, dan jika ada yang dikurangi dari kewajibannya, maka Tuhan Yang Maha Esa berfirman, “Lihatlah, apakah hamba-Ku ada hubungannya dengan itu?” Dengan sukarela, dengan itu dia akan menyempurnakan apa yang hilang dari shalat fardhu, kemudian sisa pekerjaannya akan seperti itu.” Katanya, dan dalam bab tentang kekuasaan Tamim al-Dari. Dia berkata: Abu Issa Hadits Abu Hurairah merupakan hadits baik dan aneh dari jalur ini. Hadits ini diriwayatkan dari jalur lain atas wewenang Abu Hurairah, dan sebagian sahabat Al-Hasan meriwayatkan berdasarkan wewenang Al-Hasan, atas wewenang Qubaisa bin Harits selain hadits ini, dan yang terkenal adalah Qubaisa bin Harits. Anas bin Hakim atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi sallallahu alaihi wasallam, serupa dengan ini.
Diriwayatkan oleh
Huraith bin Qabisah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/413
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat