Al-Adab Al-Mufrad — Hadis #47460

Hadis #47460
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، أَنَّ عَبْدَ اللهِ بْنَ عُمَرَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ انْطَلَقَ مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فِي رَهْطٍ مِنْ أَصْحَابِهِ قِبَلَ ابْنِ صَيَّادٍ، حَتَّى وَجَدُوهُ يَلْعَبُ مَعَ الْغِلْمَانِ فِي أُطُمِ بَنِي مَغَالَةَ، وَقَدْ قَارَبَ ابْنُ صَيَّادٍ يَوْمَئِذٍ الْحُلُمَ، فَلَمْ يَشْعُرْ حَتَّى ضَرَبَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ظَهْرَهُ بِيَدِهِ، ثُمَّ قَالَ‏:‏ أَتَشْهَدُ أَنِّي رَسُولُ اللهِ‏؟‏ فَنَظَرَ إِلَيْهِ فَقَالَ‏:‏ أَشْهَدُ أَنَّكَ رَسُولُ الأُمِّيِّينَ، قَالَ ابْنُ صَيَّادٍ‏:‏ فَتَشْهَدُ أَنِّي رَسُولُ اللهِ‏؟‏ فَرَصَّهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَالَ‏:‏ آمَنْتُ بِاللَّهِ وَبِرَسُولِهِ، ثُمَّ قَالَ لِابْنِ صَيَّادٍ‏:‏ مَاذَا تَرَى‏؟‏ فَقَالَ ابْنُ صَيَّادٍ‏:‏ يَأْتِينِي صَادِقٌ وَكَاذِبٌ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ خُلِّطَ عَلَيْكَ الأَمْرُ، قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنِّي خَبَّأْتُ لَكَ خَبِيئًا، قَالَ‏:‏ هُوَ الدُّخُّ، قَالَ‏:‏ اخْسَأْ فَلَمْ تَعْدُ قَدْرَكَ، قَالَ عُمَرُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَتَأْذَنُ لِي فِيهِ أَنْ أَضْرِبَ عُنُقَهُ‏؟‏ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنْ يَكُ هُوَ لاَ تُسَلَّطُ عَلَيْهِ، وَإِنْ لَمْ يَكُ هُوَ فَلاَ خَيْرَ لَكَ فِي قَتْلِهِ‏.‏
Abu Al-Yaman menceritakan kepada kami, dia berkata: Shuaib menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Salim bin Abdullah, bahwa Abdullah bin Omar menceritakan kepadanya bahwa Omar bin Al-Khattab berangkat bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersama sekelompok sahabatnya sebelum Ibnu Sayyad, sampai mereka menemukannya sedang bermain dengan anak laki-laki di Utm. Bani Maghala, dan Ibnu Sayyad hendak bermimpi pada hari itu, dan dia tidak menyadarinya hingga Nabi Muhammad SAW memukul punggungnya dengan tangannya, lalu berkata: Apakah kamu bersaksi? Apakah saya Utusan Tuhan? Dia memandangnya dan berkata: Saya bersaksi bahwa Anda adalah Utusan orang yang buta huruf. Ibnu Sayyad berkata: Jadi kamu bersaksi bahwa aku adalah Utusan Allah? Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memandangnya dan berkata: Saya beriman kepada Tuhan dan Rasul-Nya. Lalu dia berkata kepada Ibnu Sayyad: Apa yang kamu lihat? Ibnu Sayyad berkata: Dia akan datang kepadaku. Seorang yang jujur ​​dan pembohong. Nabi Muhammad SAW bersabda: Kamu menjadi bingung. Nabi Muhammad SAW bersabda: Sesungguhnya aku telah menyembunyikan sesuatu yang tersembunyi bagimu. Dia berkata: Itu adalah dukh. Dia berkata: Dihina dan kamu tidak lagi layak atas takdirmu. Umar berkata: Wahai Rasulullah, apakah engkau mengizinkanku untuk memenggal kepalanya? Maka Nabi Muhammad SAW bersabda. Dan dia berkata: Jika itu dia, maka jangan berkuasa atasnya, tetapi jika itu bukan dia, maka tidak ada gunanya bagimu membunuhnya.
Sumber
Al-Adab Al-Mufrad # 41/958
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 41: Bab 41
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait