Sunan Ad-Darimi — Hadis #54528
Hadis #54528
أَخْبَرَنَا أَبُو الْيَمَانِ الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ ، عَنْ الزُّهْرِيِّ ، حَدَّثَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ ، عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ الْأَنْصَارِيِّ ثُمَّ السَّاعِدِيّ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَعْمَلَ عَامِلًا عَلَى الصَّدَقَةِ، فَجَاءَهُ الْعَامِلُ حِينَ فَرَغَ مِنْ عَمَلِهِ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، هَذَا الَّذِي لَكُمْ، وَهَذَا أُهْدِيَ لِي.
فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " فَهَلَّا قَعَدْتَ فِي بَيْتِ أَبِيكَ وَأُمِّكَ، فَنَظَرْتَ أَيُهْدَى لَكَ أَمْ لَا؟ ثُمَّ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشِيَّةً بَعْدَ الصَّلَاةِ عَلَى الْمِنْبَرِ، فَتَشَهَّدَ وَأَثْنَى عَلَى اللَّهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ، ثُمَّ قَالَ : " أَمَّا بَعْدُمَا بَالُ الْعَامِلِ نَسْتَعْمِلُهُ فَيَأْتِينَا فَيَقُولُ : هَذَا مِنْ عَمَلِكُمْ وَهَذَا أُهْدِيَ لِي؟ ! فَهَلَّا قَعَدَ فِي بَيْتِ أَبِيهِ وَأُمِّهِ فَيَنْظُرَ هَلْ يُهْدَى لَهُ أَمْ لَا؟ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَا يَغُلُّ أَحَدُكُمْ مِنْهَا شَيْئًا، إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَحْمِلُهُ عَلَى عُنُقِهِ : إِنْ كَانَ بَعِيرًا، جَاءَ بِهِ لَهُ رُغَاءٌ، وَإِنْ كَانَتْ بَقَرَةً، جَاءَ بِهَا لَهَا خُوَارٌ، وَإِنْ كَانَتْ شَاةً، جَاءَ بِهَا تَيْعَرُ، فَقَدْ بَلَّغْتُ ".
قَالَ أَبُو حُمَيْدٍ : ثُمَّ رَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ حَتَّى إِنَّا لَنَنْظُرُ إِلَى عُفْرَةِ إِبْطَيْهِ.
قَالَ أَبُو حُمَيْدٍ : وَقَدْ سَمِعَ ذَلِكَ مَعِي مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ ، فَسَلُوهُ
Abu Al-Yaman Al-Hakam bin Nafi menceritakan kepada kami, Shuaib menceritakan kepada kami, atas otoritas Al-Zuhri, Urwa bin Al-Zubayr menceritakan kepadaku, atas otoritas Abu Humaid Al-Ansari, kemudian Al-Saadi, bahwa dia menceritakan kepadanya bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, mempekerjakan seorang pekerja untuk bersedekah, maka pekerja itu datang kepadanya ketika Dia menyelesaikan pekerjaannya dan berkata: Ya Rasulullah, ini milikmu, dan ini diberikan kepadaku sebagai hadiah. Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda: “Maukah kamu duduk di rumah ayah dan ibumu dan melihat apakah kamu diberi hadiah atau tidak?” Kemudian Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bangkit. Pada malam setelah shalat Di atas mimbar, maka dia bersaksi dan memuji Allah atas apa yang Dia layak, kemudian dia berkata: "Adapun air kencing pekerja itu, kami pakai dia, lalu dia datang kepada kami dan berkata: Ini hasil kerjamu, dan ini diberikan kepadaku? Lalu mengapa dia harus tinggal di rumah ayah dan ibunya dan melihat apakah dia diberi hadiah atau tidak? Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangannya, tidak Dia menipu Barangsiapa di antara kalian mengambil sebagian darinya, maka ia akan datang pada hari kiamat dengan menggendongnya di lehernya; jika unta, ia akan membawanya seperti domba, dan jika itu sapi, maka ia akan membawanya. Ia akan melenguh, dan jika ia seekor domba, ia akan dibawa sambil mengembik, maka ia telah melahirkan.” Abu Humaid berkata: Kemudian Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengangkat suaranya. Tangannya, sehingga kita bisa melihat sekret ketiaknya. Abu Humaid berkata: Saya mendengarnya dari Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, Zaid bin Thabit, jadi mereka bertanya kepadanya.
Sumber
Sunan Ad-Darimi # 3/1627
Kategori
Bab 3: Bab 3