Jami at-Tirmidzi — Hadis #26404

Hadis #26404
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ يَفْتَتِحُونَ الْقِرَاءَةَ بِـ ‏(‏الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ‏)‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَالتَّابِعِينَ وَمَنْ بَعْدَهُمْ كَانُوا يَسْتَفْتِحُونَ الْقِرَاءَةَ بِـ ‏(‏الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ‏)‏ ‏.‏ قَالَ الشَّافِعِيُّ إِنَّمَا مَعْنَى هَذَا الْحَدِيثِ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ كَانُوا يَفْتَتِحُونَ الْقِرَاءَةَ بِـ ‏(‏الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ‏)‏ مَعْنَاهُ أَنَّهُمْ كَانُوا يَبْدَءُونَ بِقِرَاءَةِ فَاتِحَةِ الْكِتَابِ قَبْلَ السُّورَةِ وَلَيْسَ مَعْنَاهُ أَنَّهُمْ كَانُوا لاَ يَقْرَءُونَ ‏(‏ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ‏)‏ ‏.‏ وَكَانَ الشَّافِعِيُّ يَرَى أَنْ يُبْدَأَ بِـ‏(‏ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ‏)‏ وَأَنْ يُجْهَرَ بِهَا إِذَا جُهِرَ بِالْقِرَاءَةِ ‏.‏
Qutaibah memberi tahu kami, Abu Awanah memberi tahu kami, atas otoritas Qatada, atas otoritas Anas, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan Abu Bakar, Umar, dan Utsman Mereka memulai bacaannya dengan (Segala puji bagi Tuhan, Tuhan semesta alam). Abu Issa berkata: Ini adalah hadis yang baik dan shahih. Hal ini ditindaklanjuti menurut masyarakat Berilmu di antara para Sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan para Pengikut, dan orang-orang setelah mereka, biasa memulai bacaannya dengan (Segala puji bagi Tuhan, Tuhan semesta alam). Dia berkata. Al-Syafi’i : Makna hadits ini adalah bahwa Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, dan Utsman biasa membuka Membaca dengan (Segala puji bagi Tuhan, Tuhan semesta alam) berarti mereka mulai membaca Fatihah Kitab sebelum surah, dan itu tidak berarti Karena mereka tidak membaca (Dengan Nama Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang). Syafi’i berpendapat hendaknya dimulai dengan (Dengan Nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang) dan membacanya dengan lantang ketika membacanya dengan lantang.
Diriwayatkan oleh
Anas bin Malik (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/246
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait