Jami at-Tirmidzi — Hadis #26393
Hadis #26393
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، قَالَ وَحَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ رَجَاءٍ الزُّبَيْدِيِّ، عَنْ أَوْسِ بْنِ ضَمْعَجٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا مَسْعُودٍ الأَنْصَارِيَّ، يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ فَإِنْ كَانُوا فِي الْقِرَاءَةِ سَوَاءً فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ فَإِنْ كَانُوا فِي السُّنَّةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً فَإِنْ كَانُوا فِي الْهِجْرَةِ سَوَاءً فَأَكْبَرُهُمْ سِنًّا وَلاَ يُؤَمُّ الرَّجُلُ فِي سُلْطَانِهِ وَلاَ يُجْلَسُ عَلَى تَكْرِمَتِهِ فِي بَيْتِهِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ " . قَالَ مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ قَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ فِي حَدِيثِهِ " أَقْدَمُهُمْ سِنًّا " . قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ وَأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ وَمَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ وَعَمْرِو بْنِ سَلَمَةَ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَحَدِيثُ أَبِي مَسْعُودٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ . قَالُوا أَحَقُّ النَّاسِ بِالإِمَامَةِ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ وَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ . وَقَالُوا صَاحِبُ الْمَنْزِلِ أَحَقُّ بِالإِمَامَةِ . وَقَالَ بَعْضُهُمْ إِذَا أَذِنَ صَاحِبُ الْمَنْزِلِ لِغَيْرِهِ فَلاَ بَأْسَ أَنْ يُصَلِّيَ بِهِ . وَكَرِهَهُ بَعْضُهُمْ وَقَالُوا السُّنَّةُ أَنْ يُصَلِّيَ صَاحِبُ الْبَيْتِ . قَالَ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ وَقَوْلُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم " وَلاَ يُؤَمُّ الرَّجُلُ فِي سُلْطَانِهِ وَلاَ يُجْلَسُ عَلَى تَكْرِمَتِهِ فِي بَيْتِهِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ " . فَإِذَا أَذِنَ فَأَرْجُو أَنَّ الإِذْنَ فِي الْكُلِّ وَلَمْ يَرَ بِهِ بَأْسًا إِذَا أَذِنَ لَهُ أَنْ يُصَلِّيَ بِهِ .
Hanad meriwayatkan kepada kami, Abu Muawiyah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Al-Amash, dia berkata, Mahmoud bin Ghaylan meriwayatkan kepada kami, Abu Muawiyah meriwayatkan kepada kami, dan Abdullah bin Numayr meriwayatkan kepada kami, Atas wewenang Al-Amash, atas wewenang Ismail bin Raja’ Al-Zubaidi, atas wewenang Aws bin Damaj, dia berkata: Saya mendengar Abu Masoud Al-Ansari berkata: Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang membaca Kitab Allah, akan memimpin orang-orang dalam shalat, dan jika mereka sama dalam membaca, maka orang yang paling berpengetahuan di antara mereka dalam Sunnah akan memimpin mereka. Jika mereka berada di Sunnah Apakah mereka yang pertama berhijrah, kemudian jika mereka sama dalam hijrah, maka yang tertua di antara mereka dalam usia. Pria itu tidak boleh memimpin shalat di bawah kekuasaannya, dan tidak boleh Dia duduk untuk menghormatinya di rumahnya kecuali dengan izinnya.” kata Mahmoud bin Ghaylan. Ibnu Numayr berkata dalam haditsnya, “Yang paling tua umurnya.” . Ayahku Masoud adalah hadis yang hasan dan shahih. Hal ini dilakukan menurut orang-orang yang berilmu. Mereka mengatakan bahwa orang yang paling berhak menerima Imamah adalah orang yang membaca Kitab Tuhan dengan saksama. Dialah orang yang paling berpengetahuan di antara mereka dalam hal Sunnah. Mereka berkata, “Pemilik rumah lebih berhak mendapat Imamah.” Ada pula yang mengatakan, “Jika pemilik rumah memberikan izin kepada orang lain, tidak masalah.” Itu Dia berdoa dengan itu. Ada pula yang tidak menyukainya dan mengatakan bahwa sunahnya adalah shalat bagi pemilik rumah. Ahmad bin Hanbal berkata, dan Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dan seorang laki-laki tidak boleh memimpin shalat dalam kekuasaannya, dan dia tidak boleh duduk untuk menghormatinya di rumahnya kecuali dengan izinnya.” Jadi kalau dia izin, saya harap izinnya masuk Semuanya, dan beliau tidak melihat ada salahnya jika beliau memperbolehkannya shalat dengan itu.
Diriwayatkan oleh
Abu Ma'sud (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/235
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat