Jami at-Tirmidzi — Hadis #26419
Hadis #26419
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ يَزِيدَ الْهُذَلِيِّ، عَنْ عَوْنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ
" إِذَا رَكَعَ أَحَدُكُمْ فَقَالَ فِي رُكُوعِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ فَقَدْ تَمَّ رُكُوعُهُ وَذَلِكَ أَدْنَاهُ . وَإِذَا سَجَدَ فَقَالَ فِي سُجُودِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى ثَلاَثَ مَرَّاتٍ فَقَدْ تَمَّ سُجُودُهُ وَذَلِكَ أَدْنَاهُ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ حُذَيْفَةَ وَعُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ . قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ ابْنِ مَسْعُودٍ لَيْسَ إِسْنَادُهُ بِمُتَّصِلٍ . عَوْنُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ لَمْ يَلْقَ ابْنَ مَسْعُودٍ . وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ يَسْتَحِبُّونَ أَنْ لاَ يَنْقُصَ الرَّجُلُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ مِنْ ثَلاَثِ تَسْبِيحَاتٍ . وَرُوِيَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ أَنَّهُ قَالَ أَسْتَحِبُّ لِلإِمَامِ أَنْ يُسَبِّحَ خَمْسَ تَسْبِيحَاتٍ لِكَىْ يُدْرِكَ مَنْ خَلْفَهُ ثَلاَثَ تَسْبِيحَاتٍ . وَهَكَذَا قَالَ إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ .
Ali bin Hajar menceritakan kepada kami, Issa bin Yunus menceritakan kepada kami, atas wewenang Ibnu Abi Dhib, atas wewenang Ishaq bin Yazid al-Hudhali, atas wewenang Awn bin Abd Allah bin Utbah, atas wewenang Ibnu Masoud, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Jika salah satu dari kalian berlutut dan berkata sambil membungkuk, Maha Suci Tuhanku Yang Agung, Beberapa kali dia telah menyelesaikan rukuknya, dan itu di bawah. Dan ketika dia sujud, dia mengucapkan dalam sujudnya, “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi” tiga kali, maka sujudnya telah selesai, dan itu adalah Di Bawah: “Dia berkata, dalam bab ini, atas otoritas Hudhayfah dan Uqba bin Amir. Abu Issa berkata: Hadits Ibnu Masoud tidak ada hubungannya dengan rantai narasinya. Aoun bin Abdullah bin Utbah tidak bertemu dengan Ibnu Masoud. Hal ini dilakukan menurut orang-orang yang berilmu. Mereka menganjurkan agar laki-laki tidak mengurangi rukuk dan sujudnya, ada tiga tasbih. Diriwayatkan dari Abdullah bin Al-Mubarak bahwa dia berkata: Bolehkah seorang imam mengucapkan lima tasbih? Tiga pujian agar orang-orang di belakangnya dapat menyusulnya. Demikian kata Ishaq bin Ibrahim.
Diriwayatkan oleh
Ibnu Mas'ud (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/261
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 2: Shalat