Jami at-Tirmidzi — Hadis #27359

Hadis #27359
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ قَزَعَةَ الْبَصْرِيُّ، أَنْبَأَنَا مَسْلَمَةُ بْنُ عَلْقَمَةَ، أَنْبَأَنَا دَاوُدُ بْنُ عَلِيٍّ، عَنْ عَامِرٍ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ آلَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ نِسَائِهِ وَحَرَّمَ فَجَعَلَ الْحَرَامَ حَلاَلاً وَجَعَلَ فِي الْيَمِينِ كَفَّارَةً ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَنَسٍ وَأَبِي مُوسَى ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ مَسْلَمَةَ بْنِ عَلْقَمَةَ عَنْ دَاوُدَ رَوَاهُ عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ وَغَيْرُهُ عَنْ دَاوُدَ عَنِ الشَّعْبِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم ‏.‏ مُرْسَلاً ‏.‏ وَلَيْسَ فِيهِ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ وَهَذَا أَصَحُّ مِنْ حَدِيثِ مَسْلَمَةَ بْنِ عَلْقَمَةَ ‏.‏ وَالإِيلاَءُ هُوَ أَنْ يَحْلِفَ الرَّجُلُ أَنْ لاَ يَقْرُبَ امْرَأَتَهُ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ فَأَكْثَرَ ‏.‏ وَاخْتَلَفَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِيهِ إِذَا مَضَتْ أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ فَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ إِذَا مَضَتْ أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ يُوقَفُ فَإِمَّا أَنْ يَفِيءَ وَإِمَّا أَنْ يُطَلِّقَ ‏.‏ وَهُوَ قَوْلُ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَاقَ ‏.‏ وَقَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَغَيْرِهِمْ إِذَا مَضَتْ أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ فَهِيَ تَطْلِيقَةٌ بَائِنَةٌ ‏.‏ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَأَهْلِ الْكُوفَةِ ‏.‏
Al-Hasan bin Qazaa Al-Basri menceritakan kepada kami, Maslamah bin Alqamah menceritakan kepada kami, Dawud bin Ali menceritakan kepada kami, atas wewenang Amir, atas wewenang Masruq, atas wewenang Aisyah, dia berkata: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, pergi ke salah satu istrinya dan menghalalkan apa yang dilarang, dan menghalalkan apa yang dilarang dan membuat penebusan sumpah. Dia berkata, dan dalam bab ini Atas wewenang Anas dan Abu Musa. Abu Issa berkata: Hadits Maslamah bin Alqamah dari Dawud yang diriwayatkan oleh Ali bin Mushar dan yang lainnya dari Dawud dari Al-Sha’bi mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang utusan. Tidak ada riwayat yang dicuri dari Aisyah, dan ini lebih shahih dari hadits Maslamah bin Alqamah. Ilaa adalah sumpah laki-laki untuk tidak berhubungan intim dengan istrinya selama empat bulan atau lebih. Para ulama berbeda pendapat mengenai apakah dia telah wafat. Empat bulan, dan sebagian orang yang berilmu di antara para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan sebagian lagi berkata: Jika empat bulan telah berlalu, maka harus dihentikan, atau harus dipenuhi. Atau dia akan bercerai. Demikian pandangan Malik bin Anas, Al-Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq. Beberapa ulama di antara para sahabat Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata Tuhan, damai dan berkah besertanya dan yang lain, jika telah berlalu empat bulan, maka itu adalah perceraian yang tidak dapat dibatalkan. Demikian pendapat Sufyan al-Thawri dan penduduk Kufah.
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 13/1201
Tingkat
Daif
Kategori
Bab 13: Talak dan Li'an
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait