Jami at-Tirmidzi — Hadis #26563

Hadis #26563
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ، عَنِ الْحَارِثِ بْنِ شُبَيْلٍ، عَنْ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ، قَالَ كُنَّا نَتَكَلَّمُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي الصَّلاَةِ يُكَلِّمُ الرَّجُلُ مِنَّا صَاحِبَهُ إِلَى جَنْبِهِ حَتَّى نَزَلَتْ ‏:‏ ‏(‏وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ ‏)‏ فَأُمِرْنَا بِالسُّكُوتِ وَنُهِينَا عَنِ الْكَلاَمِ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ وَمُعَاوِيَةَ بْنِ الْحَكَمِ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ‏.‏ وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ ‏.‏ قَالُوا إِذَا تَكَلَّمَ الرَّجُلُ عَامِدًا فِي الصَّلاَةِ أَوْ نَاسِيًا أَعَادَ الصَّلاَةَ ‏.‏ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَابْنِ الْمُبَارَكِ وَأَهْلِ الْكُوفَةِ ‏.‏ وَقَالَ بَعْضُهُمْ إِذَا تَكَلَّمَ عَامِدًا فِي الصَّلاَةِ أَعَادَ الصَّلاَةَ وَإِنْ كَانَ نَاسِيًا أَوْ جَاهِلاً أَجْزَأَهُ ‏.‏ وَبِهِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ ‏.‏
Ahmad bin Mani’ menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, Ismail bin Abi Khalid menceritakan kepada kami, atas wewenang Al-Harits bin Shubail, atas wewenang Abu Amr Al-Shaybani, atas wewenang Zayd bin Arqam, berkata: Kami biasa berbicara di belakang Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, saat shalat. Salah satu dari kami akan berbicara dengan rekannya di sebelahnya sampai Diwahyukan: (Dan berdiri menghadap Allah dalam ketaatan.) Maka kami diperintahkan untuk berdiam diri dan dilarang berbicara. Katanya, dan pada bab tentang kekuasaan Ibnu Masoud dan Muawiyah Ibnu Al-Hakam. Abu Issa mengatakan bahwa hadits Zayd bin Arqam merupakan hadits yang hasan dan shahih. Hal ini ditindaklanjuti menurut sebagian besar orang yang berilmu. Mereka berkata saat itu Laki-laki tersebut berbicara dengan sengaja saat shalat atau lupa dan mengulangi shalat. Demikian pendapat Sufyan al-Thawri, Ibnu al-Mubarak, dan orang-orang Kufah. Beliau bersabda, jika ada di antara mereka yang sengaja mengucapkannya pada saat shalat, maka mereka akan mengulangi shalatnya, namun jika mereka lupa atau cuek, maka itu sudah cukup. Inilah yang dikatakan Al-Syafi’i.
Diriwayatkan oleh
Zaid bin al-Arqam (RA)
Sumber
Jami at-Tirmidzi # 2/405
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Shalat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait