Muwaththa Malik — Hadis #36203
Hadis #36203
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي حَازِمِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلاَنِيِّ، أَنَّهُ قَالَ دَخَلْتُ مَسْجِدَ دِمَشْقَ فَإِذَا فَتًى شَابٌّ بَرَّاقُ الثَّنَايَا وَإِذَا النَّاسُ مَعَهُ إِذَا اخْتَلَفُوا فِي شَىْءٍ أَسْنَدُوا إِلَيْهِ وَصَدَرُوا عَنْ قَوْلِهِ فَسَأَلْتُ عَنْهُ فَقِيلَ هَذَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ . فَلَمَّا كَانَ الْغَدُ هَجَّرْتُ فَوَجَدْتُهُ قَدْ سَبَقَنِي بِالتَّهْجِيرِ وَوَجَدْتُهُ يُصَلِّي - قَالَ - فَانْتَظَرْتُهُ حَتَّى قَضَى صَلاَتَهُ ثُمَّ جِئْتُهُ مِنْ قِبَلِ وَجْهِهِ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ ثُمَّ قُلْتُ وَاللَّهِ إِنِّي لأُحِبُّكَ لِلَّهِ . فَقَالَ آللَّهِ فَقُلْتُ آللَّهِ . فَقَالَ آللَّهِ فَقُلْتُ آللَّهِ . فَقَالَ آللَّهِ فَقُلْتُ آللَّهِ . قَالَ فَأَخَذَ بِحُبْوَةِ رِدَائِي فَجَبَذَنِي إِلَيْهِ وَقَالَ أَبْشِرْ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ
" قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى وَجَبَتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَحَابِّينَ فِيَّ وَالْمُتَجَالِسِينَ فِيَّ وَالْمُتَزَاوِرِينَ فِيَّ وَالْمُتَبَاذِلِينَ فِيَّ " .
Dia memberitahuku dari Malik, dari Abu Hazim ibn Dinar, dari Abu Idris al-Khawlani, bahawa dia berkata: Aku masuk ke masjid Damsyik, dan lihatlah, seorang pemuda yang terang di antara keduanya, dan apabila orang-orang bersamanya, jika mereka berselisih tentang sesuatu, mereka menisbatkannya dan menyimpang dari apa yang dia katakan, maka aku ditanya tentang dia, maka aku ditanya tentang dia. Keesokan harinya, saya berhijrah dan mendapati dia telah mendahului saya dalam hijrah, dan saya mendapati dia sedang solat - dia berkata - maka saya menunggunya sehingga dia selesai solatnya, kemudian saya datang kepadanya dari hadapan mukanya, saya memberi salam kepadanya, kemudian saya berkata, "Demi Allah, aku mencintaimu kerana Allah." Dia berkata, "Demi Allah," maka saya berkata, "Demi Allah." Dia berkata, "Demi Allah," maka saya berkata, "Demi Allah." Dia berkata, "Demi Allah," dan saya berkata, "Demi Allah." Dia berkata, “Maka dia memegang jubahku dan menarikku kepadanya dan berkata, ‘Berikanlah kabar gembira, karena aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,’” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Cinta-Ku telah diwajibkan atas orang-orang yang saling mencintai karena-Ku, dan orang-orang yang duduk bersama karena Aku, dan orang-orang yang saling mengunjungi untuk-Ku. Pada saya.
Sumber
Muwaththa Malik # 52/1748
Gred
Sahih
Kategori
Bab 52: Mimpi